PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Masih dalam suasana rangkaian Milad yang ke 63 tahun, Universitas Islam Riau (UIR) menggelar diskusi panel bagi civitas akademika dengan tema “Masa Depan Pendidikan Islam antara Teori dak Praktek”. Kegiatan berlangsung pada Kamis, (11/09/2025) di Mesjid Al Munawwarah.
Narasumber Diskusi panel yaitu Ustad Prof. H. Abdul Somad, Lc.,D.E.S.A.,Ph.D bersama Rektor UIR Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H.,M.H. Diskusi dipandu oleh Dosen Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Fakultas Agama Islam (FAI) Dr. Rojja Pebrian,Lc.,M.A.
Seperti yang dikatakan Rektor, UIR merupakan salah satu Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan Dharma Perguruan Tinggi mengaitkan antara pendidikan dengan islam sejalan dengan visi Menjadi Universitas Islam Berkelas Dunia Berbasis Iman dan Taqwa.
“Pengembangan pendidikan menjadi ikhtiar yang dilakukan dengan kesungguhan dalam rangka mencerdaskan, meningkatkan, mengembangkan pengetahuan dan potensi insan kampus terdiri dari mahasiswa dan dosen”, ujar Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H.,M.H.
Ikhtiar harus dilandasi keimanan dan ketakwaan berdasarkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Al Qur’an dan Hadist, sehingga akan melahirkan insan kampus yang berakhlak mulia dan membentuk karakter sesuai dengan harapan oleh masyarakat, bangsa dan negara.
“Penguatan integrasi dan implementasi keislaman secara konsisten dalam melaksanakan Catur Dharma Perguruan Tinggi adalah salah satu bentuk ikhtiar, pendidikan islam sangat penting karena ini merupakan tugas dan tanggung jawab moril kita bersama”, tambah Rektor UIR.
Sejalan dengan itu, Ustad Prof. H. Abdul Somad, Lc.,D.E.S.A.,Ph.D menyampaikan bahwa pendidikan mengarah pada tiga hal diantaranya membentuk, menjaga, hingga memperhatikan. Sebagai Dosen atau tenaga pengajar diharapkan guru mampu menyematkan antara pendidikan dengan islam dalam setiap aktivitas pembelajaran.
Dr. Imad Shaleh dari Yordania berkata, pendidikan islam adalah pendidikan akhlaq untuk kebaikan kehidupan manusia, mewujudkan keseimbangan yang sempurna pada kepribadian, menggabungkan antara iman, ilmu dan amal.
“Iman, ilmu, amal adalah tiga hal yang berkaitan, dan menjadi tiga pilar fundamental. Individu yang mendapatkan pendidikan islam maka harus menyakinkan dengan iman, berusaha dengan ilmu, dan sampaikan dengan amal”, jelas ujar Ustad Abdul Somad.
Diskusi panel berlangsung hangat dan interaktif diwarnai dengan diskusi melalui ajuan pertanyaan dari jamaah Civitas Akademika UIR yang hadir. Melalui diskusi panel diharapkan dapat menambah wawasan dan mengingatkan keilmuan Civitas dengan mengedepankan pendidikan islam sejalan antara teori dan praktek. (hms/smh)
Listrik Indonesia

