PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kini tengah mengembangkan sistem terintegrasi untuk data kewilayahan. Hal ini bertujuan mempermudah pelayanan kepada masyarakat.
"Nantinya sistem ini akan terintegrasi dengan semua organisasi perangkat daerah," kata Wakil Wali Kota Pekanbaru H Markarius Anwar ST MArch usai membuka rapat koordinasi data kewilayahan Kota Pekanbaru di aula Mal Pelayanan Publik (MPP).
Data kewilayahan yang terintegrasi sangat penting guna memudahkan Pemko Pekanbaru menyusun dan merancang pembangunan ke depannya.
"Kalau datanya sudah ada semua, tentu kita dimudahkan, tidak perlu sering-sering lagi mengumpulkan data. Jadi satu data untuk semua," ujar Wawako Markarius.
Contohnya data kependudukan, masyarakat miskin, begitu juga dengan anak-anak stunting. Berapa orang, di mana saja titiknya, dapat ketahuan di sistem terintegrasi karena dihimpun satu per satu sehingga datanya sangat akurat.
Kemudian, Pemko Pekanbaru juga ada membangun sistem untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Nantinya masyarakat bisa melaporkan berbagai persoalan yang terjadi.
"Secara real time, nanti akan diketahui respons dari pegawai kita. Misalnya di satu kelurahan ada masalah, masyarakat melapor. Dengan sistem itu akan ketahuan bagaimana responsnya, kapan direspons, berapa lama, apa hasilnya, semua bisa dilihat di situ," paparnya.
Sistem ini juga untuk memudahkan melakukan quality control terhadap pelayanan kepada masyarakat. Nantinya, di sistem pengaduan akan ada aplikasi yang bisa di-download oleh masyarakat.
"Ya, nanti ada aplikasi yang bisa di-download masyarakat. Itu dalam bentuk pengaduan dan data-data yang bisa diterima langsung oleh masyarakat. Informasi-informasi secara feedback ada di situ," tutupnya.(R06)
Listrik Indonesia

