Optimalisasi Gerakan 5S: Upaya Menanamkan Karakter Pelajar Pancasila melalui Kesantunan Berbahasa

Optimalisasi Gerakan 5S: Upaya Menanamkan Karakter Pelajar Pancasila melalui Kesantunan Berbahasa

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Oktober 2025 di SMA Negeri 2 Pekanbaru. Kegiatan ini merupakan wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memperkuat peran akademisi dalam membangun karakter peserta didik melalui pendekatan kesantunan berbahasa. 

Kegiatan PkM ini beranggotakan tiga orang dosen yakni Dr. Fatmawati, S.Pd., M.Pd. sebagai ketua tim, Leni Apriani, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Rika Ningsih, S.Pd., M.Pd. sebagai anggota serta dua orang mahasiswa yakni Fanisa Rania Humairah dan Faiza Riskia Alfi. Semua anggota tim bersinergi dalam melaksanakan kegiatan PkM yang mengusung judul Optimalisasi Gerakan 5S: Upaya Menanamkan Karakter Pelajar Pancasila melalui Kesantunan Berbahasa. 

Kegiatan PkM ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran tim PkM akan degradasi kesantunan berbahasa siswa yang akan bermuara pada tindakan perundungan verbal. Perundungan verbal merupakan perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekolah. Sayangnya, sebagian masyarakat beranggapan bahwa perundungan verbal di lingkungan sekolah adalah bentuk kenakalan remaja yang wajar yang dilakukan siswa dalam berinteraksi dengan teman-temanya. Fenomena perundungan verbal bukanlah suatu hal yang dapat dianggap remeh, sebab dapat berdampak besar terhadap kesehatan mental para korbannya. Bahkan, tidak sedikit yang akhirnya mengalami masalah kesehatan fisik serius serta kondisi traumatis yang parah. Dampak lebih jauh dari perundungan dapat berakibat fatal, korban dapat mengalami depresi berat hingga bahkan berakhir pada kematian.

Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada siswa pentingnya menerapkan kesantunan berbahasa dalam interaksi sehari-hari. Kesalahan dalam pemilihan kata, frasa, dan kalimat dalam sebuah pertuturan dapat tergolong dalam tindakan perundungan verbal. Oleh karena itu, siswa justru diharapkan lebih peka dalam penggunaan bahasa agar tidak tergolong pada tindakan perundungan verbal yang dapat manyakiti pihak tertentu.

Kepala SMP Negeri 3 Bandar Sei Kijang, Ibu Aisyah Ayu Kartika, S.Pd. menyambut hangat kedatangan tim PkM. Beliau memberikan apresiasi yang besar kepada tim yangsudah menyediakan waktu untuk melaksanakan kegiatan PkM. Beliau berharap kegiatan PkM dilakukan secara berkelanjutan di sekolah yang beliau pimpin.

Kegiatan PkM ini dimulai dengan penyampaian materi tentang kesantunan berbahasa sebagai upaya pencegahan tindakan perundungan verbal. Tahap selanjutnya adalah diskusi dan tanya jawab terkait dengan kebiasaan berbahasa siswa di sekolah. Semua siswa terlihat sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan PkM. Di akhir kegiatan, tim PkM memberikan angket kepada para siswa untuk mendapatkan informasi bagaimana mereka mengimplementasikan kesantunan berbahasa sebagai upaya pencegahan tindakan perundungan verbal.
 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional