PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Jumlah kunjungan wisatawan, baik wisatawan mancanegara (wisman), maupun wisatawan nusantara (wisnus) ke Kota Pekanbaru pada tahun 2025, terhitung Januari hingga November capai 2.077.538 jiwa. Dengan rincian wisnus sebanyak 2.076.931 jiwa, dan wisman 607 jiwa.
Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru, pada Januari 2025 jumlah kunjungan wisnus sebanyak 198.142 jiwa, wisman 22 jiwa. Februari kunjungan wisnus 194.428 jiwa, wisman 40, Maret kunjungan wisnus 158.990 jiwa, wisman 0, April kunjungan wisnus 228.186 jiwa, wisman 28 jiwa, Mei jumlah kunjungan wisnus 180.277 jiwa, wisman 34 jiwa, Juni kunjungan wisnus 182.283 jiwa, wisman 44 jiwa, Juli kunjungan wisnus 177.798 jiwa, wisman 36 jiwa, Agustus kunjungan wisnus 183.413 jiwa, wisman 107 jiwa, September jumlah kunjungan wisnus 191.322 jiwa, wisman 79 jiwa, Oktober jumlah kunjungan wisnus 186.511 jiwa, wisman 115 jiwa, dan November jumlah kunjungan wisnus mencapai 195.581 jiwa, wisman 102 jiwa.
"Data (yang baru direkap) baru sampai bulan November. Desember belum. Target kita untuk jumlah kunjungan wisatawan tahun ini 1,5 juta jiwa. Sekarang saja sudah 2,076 juta jiwa. Sudah melebihi target," terang Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru, Akmal Khairi, Senin (29/12/2025).
Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ini karena berbagai kegiatan, serta perawatan cagar budaya yang dilakukan oleh Disbudpar Kota Pekanbaru.
"Alhamdulillah, kunjungan ke Kota Pekanbaru, ke cagar budaya yang ada di kota Pekanbaru setiap harinya mengalami peningkatan, baik itu wisatawan mancanegara, maupun wisatawan nusantara. Kunjungan dari berbagai mancanegara yang datang. Kami lihat kunjungannya itu setiap hari ada, ini luar biasa," ujar Akmal Khairi.
Agar jumlah kunjungan terus meningkat, yang nantinya juga berdampak baik pada pendapatan daerah, Disbudpar akan melakukan perawatan cagar budaya.
"Tentunya kita akan memperbaiki atau merawat cagar budaya itu dengan baik. Mana yang perlu direnovasi, kedepannya mungkin akan direnovasi. Begitu juga dengan sarana prasarana yang kurang (akan dilengkapi)," kata Akmal Khairi.
Tahun depan, dikatakan Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru, Akmal Khairi, direncanakan akan digelar kegiatan Melayu se Dunia Serumpun.
"Untuk iven, kita memang rencanakan di tahun 2026, Melayu se Dunia Serumpun, yang diminta langsung oleh pak wali. Untuk iven-iven besar.
Data Disbudpar Kota Pekanbaru, ada 30 destinasi wisata yang dikunjungi wisatawan. Dengan jumlah kunjungan berbeda di masing-masing objek tempat wisata.
Objek wisata yang dikunjungi seperti, Agrowisata Rumbai, Asia Farm Pekanbaru, Agrowisata Tenayan Raya, Danau Buatan, Danau Wisata Bandar Khayangan, Hutan Kota Pekanbaru, Kampoeng Rabbit, Kampung Wisata Bandar Senapelan (Kampung Bandar), Kawasan MTQ Bandar Seni Raja Ali Haji (Serai) - Anjungan Idrus Tintin, Makam Marhum Pekan, Masjid Agung An-Nur.
Masjid Raya Arrahman, Masjid Raya Pekanbaru (Senapelan), Monumen Lokomotif (Tugu Pahlawan Kerja), Museum Sang Nila Utama (Museum Daerah Riau Sang Nila Utama), Pasar Bawah Pekanbaru, D'Keboen Park, Prasasti Pengibaran Bendera Merah Putih, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar dan Integritas, Rumah Jamur Nando, Rumah Singgah Tuan Kadi, Taman Bunga Impian Okura, Taman Kota Pekanbaru, Taman Wisata Alam Mayang, D'Pidau Park, Tugu Titik Nol, Wisata Agro Pelangi (Taman Agrowisata Pelangi), Mini Grand Canyon, Asia Heritage.
Listrik Indonesia

