Gelar Kick-Off Petrel Hackathon 2026 “Bridging Academia & Industry for Indonesia’s Upstream future” Guna Memantapkan Pengembangan SDM Migas Riau

Gelar Kick-Off Petrel Hackathon 2026 “Bridging Academia & Industry for Indonesia’s Upstream future” Guna Memantapkan Pengembangan SDM Migas Riau

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - SKK Migas, IAGI/IATMI, Migas Center, Program
Studi (Prodi) Teknik Perminyakan dan Prodi Geologi Universitas Islam Riau (UIR) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) migas di Provinsi Riau melalui pelaksanaan Kick-Off Ceremony Petrel Hackathon 2026.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Workshop & Seminar Nasional bertema “Pengembangan Sumber Daya Manusia di Provinsi Riau terhadap Industri Migas” yang digelar pada 27 November 2025 lalu.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan sektor migas, di antaranya SKK Migas Sumbagut, IAGI Riau, IATMI Riau, SLB Indonesia, praktisi KKKS, serta para
akademisi. Diskusi yang berkembang dalam kegiatan ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi mahasiswa dan talenta lokal Riau agar mampu bersaing dan berkontribusi di industri hulu migas yang semakin kompetitif.

Pada pembukaan kegiatan Kick-Off Ceremony Petrel Hackaton ini, Ketua Umum IATMI Komda Riau Ismail Ibnu Haris Alhaj mengatakan dukungan penuh pada program ini. “Petrel Hackaton ini sangat relevan dengan misi yang dibawakan oleh IATMI Pusat untuk meningkatkan akademik dan SDM yang dimiliki oleh Provinsi Riau.”

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum IAGI Pengda Riau Irdas Muswar menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Petrel Hackathon 2026 sebagai langkah strategis dalam menyiapkan SDM migas Riau yang siap industri. Ia menekankan “pentingnya kolaborasi kampus, asosiasi profesi, dan industri agar mahasiswa memiliki kompetensi subsurface yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja”.

Kick-off Petrel Hackathon 2026 menjadi momentum resmi dimulainya program mentoring berbasis praktik yang memanfaatkan perangkat lunak profesional Petrel milik SLB. Program ini disusun sebagai wadah peningkatan skill set mahasiswa di bidang subsurface, melibatkan dukungan penuh dari IAGI Pengda Riau, IATMI Komda Riau, SKK Migas, Migas Center UIR, serta jejaring industri lainnya.

Dalam sambutannya, perwakilan SKK Migas Sumbagut Bapak Muhammad Rochaddy Lubis selaku Koordinator Departemen Operasi SKK Migas Sumbagut mengapresiasi inisiatif UIR yang dinilai selaras dengan kebutuhan pengembangan SDM hulu migas nasional. “Industri migas memerlukan talenta yang memiliki ketajaman analisis dan literasi teknologi yang kuat.
Program seperti Hackathon ini menjadi jembatan penting antara kampus dan industri,” ujarnya.

Senada dengan itu, Digital Account Manager SLB Indonesia, Oki Ari Maulidani menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam penggunaan software profesional seperti Petrel dapat menjadi modal besar untuk memasuki dunia kerja. “Akses pada tools industri akan mempercepat kesiapan kompetensi mahasiswa. Kami mendukung penuh program ini karena memberikan pengalaman nyata yang biasanya hanya ditemui di level industri,” tegasnya.

Koordinator Migas Center UIR Ir. Hj. Fitrianti ST., MT selaku ketua pelaksana kegiatan ini, menjelaskan bahwa hackathon ini dirancang bukan hanya sebagai kompetisi, namun sebagai program pembinaan berkelanjutan.

“Di sinilah mahasiswa akan belajar langsung dari mentor industri, memahami workflow subsurface, hingga mengerjakan studi kasus migas yang sesungguhnya. Ini adalah ruang berkembang yang sangat berharga bagi mahasiswa,”.

Kick-off ini juga dihadiri oleh pimpinan universitas dan fakultas, yang menyatakan dukungan penuh agar program Hackathon dapat berjalan secara berkelanjutan. Rektor UIR yang pada kesempatan ini diwakili oleh Wakil Rektor III UIR, Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Deddy Purnomo Retno., ST., MT. GP. A Utama menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata perguruan tinggi dengan industri migas dalam menyiapkan SDM unggul dari Riau.

“Kami ingin mahasiswa kita menjadi talenta yang tidak hanya paham teori, tetapi memiliki kemampuan teknis yang teruji dan relevan,” pungkasnya.

Petrel Hackathon 2026 akan berlangsung dalam beberapa tahap diantaranya Static Modelling Phase, Dynamic Modelling Phase, hingga tahap Judgement & Closing Ceremony.
Kegiatan ini akan dimulai dari mentoring dasar, pendalaman workflow, hingga penyelesaian studi kasus yang akan dipresentasikan di penghujung program. Para peserta juga akan mendapatkan pendampingan langsung dari praktisi profesional selama proses berlangsung.

Dengan resmi dimulainya rangkaian kegiatan ini, UIR berharap Petrel Hackathon 2026 dapat menjadi model pembinaan talenta migas yang konsisten dan berdampak nyata bagi mahasiswa serta dunia industri di Provinsi Riau. UIR juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SLB Indonesia, IATMI Komda Riau, dan IAGI Pengda Riau atas dukungan penuh dan kolaborasi yang berkelanjutan dalam menyukseskan kegiatan ini. (hms/smh/rls)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional