PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Para pedagang di Pasar Ramadan 1447 H yang ada di Kota Pekanbaru jangan memakai bahan berbahaya untuk campuran makanan. Mereka jangan sampai memakai Boraks maupun Rhodamin B untuk campuran aneka takjil.
Adanya konsumsi berlebihan terhadap zat berbahaya ini tentu bisa memicu penyakit. Konsumsi Boraks dalam jumlah banyak bisa memicu kanker.
"Kalau Boraks sendiri karsinogenik, yang bisa memicu sejumlah penyakit," papar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto.
Makanan maupun minuman dengan kandungan ini jelas berbahaya bagi organ tubuh. Ia mengatakan bahwa organ tubuh yang terancam akibat kandungan boraks tersebut adalah ginjal.
"Kami ikut membantu pengawasan kandungan bahan berbahaya dalam makanan," ujarnya.
Dirinya menyampaikan bahwa Tim Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru ikut membantu Balai BPOM Pekanbaru. Mereka ikut dalam pengambilan sampel takjil untuk pemeriksaaan kandungan di dalamnya.
"Pemeriksaan bukan hanya di Pasar Ramadan tapi di swalayan dan distributor makanan," ulasnya.
- Kesehatan
- Kota Pekanbaru
Dinkes Imbau Pedagang Pasar Ramadan di Pekanbaru Jangan Campur Takjil Dengan Bahan Berbahaya
Redaksi
Jumat, 27 Februari 2026 - 14:08:23 WIB
Pilihan Redaksi
IndexUniversitas Abdurrab Launching 'Halala', Body Lotion yang Halal dan Sehat
Tak Terima Nama Dicatut, LLMB Beri PHR Waktu 1 Bulan untuk Beri Penjelasan
Rumah Dinas Bupati Indragiri Hilir Kebanjiran, Ini Penampakannya
Blok Minyak West Kampar di Riau Kini Punya Pengelola Baru
Pengumuman! Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Kelurahan/Desa di Riau Diperpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Pemprov Riau Pasok Bantuan Kesehatan untuk Warga Terdampak Asap Pelalawan
Senin, 24 Agustus 2026 - 13:20:41 Wib Kesehatan
PDPI Riau Minta Warga Pakai Masker Antisipasi Dampak Kabut Asap
Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:56:49 Wib Kesehatan
INGAT! Rumah Sakit Dilarang Bedakan Pelayanan Pasien BPJS dan non-BPJS
Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:07:46 Wib Kesehatan
Rayakan Hari Anak Nasional 2026, RAPP Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman bagi Tumbuh Kembang Anak
Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:37:13 Wib Kesehatan

