PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto mengajak seluruh masyarakat RIau untuk tidak perlu khawatir tentang potyensi terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak di seluruh SPBU yang dikelola Pertamina.
Dia mengajak masyarakt tidak perlu antre panjang-panjang di SPBU, karena pemerintah sejatinya telah memastikan tidak ada kelangkaan bahan bakar minyak.
''Kita dengar dan lihat di media sosial, katanya stok BBM kita hanya cukup untuk 2o hari, sudahlah, tidek benar itu, Pertamina sudah menjamin stok BBM kita cukup, tidak ada kelangkaan, jadi tak perlulah penumpukan-penumpukan, ramai antre panjang di SPBU, itu tidak perlu, pemerintah sudah menjamin'' kata dia sesaat menjelang menutup High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Se- Provinsi Riau, Rabu (11/3/2026) menjelang siang tadi.
Antrean itu, sebut Plt. Gubernur SF Harianto, membuat masyarakat menjadi panik.
''Memang benar, harga minyak sekarang sudah menembus Rp115 US dolar per barel, sementara patokan APBN hanya 70 US Dolar per barel, dan ini kenaikannya memang sangat luar biasa.Tapi itu urusannya pemerintah, biar pemerintah yang menyelesaikannya. Yang pasti untuk stok minyak kita cukup, tidak perlu panik,''ungkap dia lagi.
Untuk itu, lanjut SF Hariyanto, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pertamina dan Polda Riau bahwa ke depan, seluruh SPBU akan dikawal oleh personel kepolisian.
''Jadi nanti di setiap SPBU akan ada personel kepolisian disiagakan untuk melakukan pengawasan terhadap pendistribusian minyak sehingga tidak perlu terjadi antrean,'' kata dia.
SF Hariyanto juga meminta Kepada seluruh kepala daerah untuk membantu menjelaskan kepada seluruh masyarakat di wilayahnya untuk tidak terprovokasi dengan informasi kelangkaan bahan bakar minyak ini.
''Saya minta tolong kepada bapak-bapak dan ibu kepala daerah untuk menyampaikan kepada masyarakatnya di daerah bahwa tidak ada kelangkaan minyak ini. Tolong diekspos bahwa di daerah pun tidak ada BBM langka, tolong ya Pak,'' ungkap Hariyanto.
Dalam kesempatan tersebut, Perwakilan PT Pertamina juga kembali menegaskan bahwa stok BBM yang ada di wilayah Riau mencukupi. Dan tidak ada kelangkaan.
Bahkan, sebut perwakilan Pertamina tersebut, saat ini, seluruh armada kapal Pertamina dalam posisi standbye, tidak ada yang docking.
''Silakan dicek, seluruh armada kami dalam posisi standbye, tidak ada yang docking. Artinya, kita mamastikan di seluruh wilayah tercukupi. Baru-baru ini kita juga sudah memastikan untuk wilayah Kepulauan Meranti, dan kapal sudah bergerak, artinya untuk daerah terjauh pun kita sudah perhitungkan,'' kata dia.(R04)
Listrik Indonesia

