RAPAT TPID, BULOG: Stok Beras di Riau Aman Sepanjang Tahun Ini

RAPAT TPID, BULOG: Stok Beras  di Riau Aman Sepanjang Tahun Ini

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Perum Bulog memastikan stok beras di Provinsi Riau sudah akan untuk waktu sepanjang tahun 2026 ini.

Itu disampaikan Pemimpin Wilayah Perum Bulog Riau Kepri, Dani Satrio di forum High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Provinsi RIau yang dilaksanakan di Balai Serindit Kompleks Gedung Daerah Provinsi Riau, Rabu (11/3/2026) menjelang siang tadi.

Dikatakan Dani Satrio, Kapasitas gudang Bulog  Riau saat ini adalah sebanyak 35.900 ton

Saat ini, sebut dia, di gudang tersebut, sudah terisi  sebanyak 120.207 ton beras.
Selain itu, dalam proses pengisian ada sebanyak 14.000 ton.

''Secara umum, gambarannya kita sudah mencukupi,''ungkap Dani.

Dia juga menjelaskan, selain stok yang sudah masuk, saat ini, kabar yang menggembirakan, bahwa Bulog juga sudah mendapat tambahan stok dari penyerapan gabah petani dari beberapa kabupaten di Riau yang mengalami surplus.

''Pak Plt. kita sudah menambah stok dari penyerapan gabah di beberapa kabupaten yang surplus, seperti di Kabupaten Siak di mana serapan sudah mencapai 2.000 ton gabah kering panen (GKP) atau setara beras yakni 1.080 ton,'' kata dia.

Karena itulah, sebut dia, kondisi saat ini untuk stok beras di Riau sangat kuat, sangat aman. Bahkan, sampai sepanjang tahun ini (2026) sudah aman untuk beras.

Selain itu, pada kesempatan itu, Dani Satrio juga menjelaskan beberapa kegiatan yng juga dilakukan dalam rangka mendukung stabilisasi harga juga penyaluran bantuan pangan.

Dani menjelaskan, saat ini, setiap harinya, Bulog mengeluarkan sebanyak tak kurang dari 150 ton beras untuk program stabilisasi harga ke seluruh pasar yang ada.

Dalam waktu dekat juga, lanjut Dani, pemerintah sesuai dengan arahan Bapanas juga akan menyalurkan bantuan pangan beras dan minyak goreng.

''Kita juga akan ada program dari Bapanas, pemerintah pusat akan ada penyaluran bantuan pangan dimana akan ada dua lokasi yang akan disalurkan. Dan saat ini kita untuk provinsi Riau akan menerima masing-masing 2 liter minyakita dan 10 kilogram beras. jadi akan terima 20 kg beras dan 4 liter minyakita,'' kata dia.

Adapun Pagu total calon penerima manfaat adalah sebanyak 597.998 penerima bantuan.

Adapun proses penyaluran direncanakan akan dilaksanakan pada 31 Maret 2026 yang akan datang. Namun, saat ini, pihaknya masih menunggu arahan apakah untuk launching bisa dilakukan sebelum lebaran.

Namun, yang pasti, saat ini, Bulog Riau Kepri sudah mempersiapkan pelaksanaan penyaluran bantuan pangan di dua titik dan direncanakan akan dilaksanakan sebelum Ramadhan.

''Saat ini kita masih berkoordinasi,'' kata dia.(R04)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional