Kolaborasi, Imigrasi Siak dan BP3MI Sosialisasi Pencagahan TPPO di SMKN 1 Mempura

Kolaborasi, Imigrasi Siak dan BP3MI Sosialisasi Pencagahan TPPO di SMKN 1 Mempura

SIAK (RIAUSKY.COM)- Mengusung tema “Pimpasa Goes To School; Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM)'', Imigrasi Kelas II TPI Siak, BP3MI Riau, dan BLK Kabupaten Siak secara kolaboratif melaksanakan  sosialisasi  di SMKN 1 Mempura. Kabupaten Siak, kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh ±600 siswa/i kelas XII di sekolah tersebut.

Kepala Imigrasi Kelas II TPI Siak, Dolly Samuel Mulatua Tambunan, serta Kepala SMKN 1 Mempura, Rozian Elfis, M.Pd, yang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi ini sebagai upaya membekali para siswa dengan pemahaman mengenai bahaya TPPO dan pentingnya bekerja ke luar negeri melalui prosedur resmi.

Materi sosialisasi disampaikan oleh para narasumber dari BP3MI Riau, Disnaker, dan Imigrasi yang menekankan pentingnya memahami prosedur penempatan pekerja migran yang aman, mengenali modus kejahatan perdagangan orang, serta meningkatkan keterampilan agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ilegal.

Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan semakin waspada terhadap berbagai modus perekrutan ilegal dan memahami bahwa perlindungan pekerja migran dimulai dari kesadaran untuk memilih jalur yang aman dan legal.

Bersama kita cegah TPPO dan TPPM.
Waspada, terlindungi, dan siap bekerja secara aman!

Pada kegiatan itu, juga dilakukan sosialisasi terkait Persyaratan bekerja ke luar negeri sesuai ketentuan perundang-undangan, modus dan bentuk TPPO yang kerap menyasar pekerja migran.

Selain itu, juga dibahas tentang peluang kerja luar negeri melalui jalur resmi serta Peran Imigrasi dalam pengawasan dan deteksi dini pencegahan TPPO dan TPPM

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya perdagangan orang serta pentingnya memilih jalur aman dan legal dalam bekerja ke luar negeri.

Pada kesempatan itu, Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny Wahyu Kurniawan mengajak para siswa  agar jangan tergoda janji manis yang ditawarkan untuk bekerja ke luar negeri.

Dia mengajak para siswa untuk memastikan bahwa peluang pekerjaan itu benar dan  aman baru diputuskan.

Melalui edukasi ini, dia mengharapkan generasi muda mampu meningkatkan kompetensi diri, lebih selektif dalam memilih pekerjaan, serta tidak mudah tergiur oleh janji-janji yang berujung pada praktik ilegal.(R04)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional