INHIL (RIAUSKY.COM) - Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang digelar secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Senin (11/5/2026).
Rakor yang diikuti dari ruang e-Bilik Diskominfopers Tembilahan tersebut turut dihadiri sejumlah perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI, Tomsi Tohir, dengan agenda pembahasan perkembangan inflasi nasional, evaluasi harga bahan pokok serta langkah strategis pengendalian inflasi di daerah.
Dalam paparannya, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan tinjauan khusus inflasi nasional pasca Lebaran tahun 2026. Berdasarkan data yang dipaparkan, inflasi April 2026 tercatat sebesar 0,13 persen, lebih rendah dibanding April tahun sebelumnya.
Selain itu, dipaparkan pula sejumlah komoditas penyumbang inflasi dan deflasi nasional, di antaranya emas perhiasan, minyak goreng, beras, tarif angkutan udara, cabai merah, bawang merah dan telur ayam ras.
Pada perkembangan Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu pertama Mei 2026, Provinsi Riau tercatat mengalami kenaikan IPH sebesar 0,78 persen. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah komoditas, seperti cabai merah, minyak goreng dan bawang merah.
Sementara itu, pada data perkembangan IPH kabupaten/kota di Provinsi Riau, Kabupaten Kuantan Singingi masuk dalam daftar 10 kabupaten/kota dengan kenaikan IPH tertinggi secara nasional dengan angka sebesar 3,08 persen.
Rakor juga membahas kondisi perubahan harga di berbagai daerah berdasarkan data SP2KP hingga 8 Mei 2026 sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga kebutuhan pokok di daerah.
Melalui rakor tersebut, pemerintah pusat meminta seluruh pemerintah daerah terus memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui pemantauan harga pasar, menjaga distribusi bahan pokok, pelaksanaan operasi pasar murah serta menjaga ketersediaan pasokan pangan di daerah.
Wakil Bupati Yuliantini menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berkomitmen mendukung upaya pengendalian inflasi dengan terus melakukan koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
“Pengendalian inflasi menjadi perhatian bersama agar stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Melalui rakor rutin tersebut diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat dalam mengantisipasi potensi gejolak harga sehingga inflasi tetap terkendali dan kondisi ekonomi masyarakat tetap stabil.
Listrik Indonesia

