PEKANBARU (RIAUSKY.COM)– Pemerintah Provinsi Riau berharap sinergi dengan Komisi X DPR RI dan Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia terus diperkuat guna mendukung pembangunan yang lebih tepat sasaran. Harapan tersebut disampaikan dalam acara ramah tamah bersama Kepala BPS RI dan Komisi X DPR RI di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (22/7/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian kunjungan kerja Komisi X DPR RI dan Kepala BPS RI di Provinsi Riau. Selain mempererat silaturahmi, pertemuan itu juga menjadi ruang diskusi untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan berbasis data.
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur mengatakan, kunjungan kerja Komisi X DPR RI dan Kepala BPS RI memberikan kesempatan bagi pemerintah pusat untuk melihat langsung kondisi serta potensi yang dimiliki Provinsi Riau. Menurutnya, hasil kunjungan tersebut diharapkan menjadi pertimbangan dalam menyusun kebijakan yang lebih sesuai dengan kebutuhan daerah.
"Apa yang telah Bapak dan Ibu lihat, dengarkan, serta peroleh selama kunjungan ini kami harapkan dapat menjadi masukan dalam merumuskan kebijakan dan program yang semakin tepat sasaran serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di daerah," tuturnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Riau sangat membutuhkan dukungan kebijakan maupun anggaran dari pemerintah pusat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih optimal. Kolaborasi yang kuat antara pusat dan daerah diyakini akan mempercepat pencapaian target pembangunan di berbagai sektor.
"Kami berharap dukungan kebijakan maupun anggaran dari Pemerintah Pusat terus diperkuat sehingga program pembangunan yang direncanakan benar-benar selaras dengan kondisi daerah dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Provinsi Riau," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya Komisi X DPR RI untuk memperoleh gambaran langsung mengenai pelaksanaan program dan kondisi di daerah. Menurutnya, masukan yang diperoleh selama berada di Provinsi Riau akan menjadi bahan pembahasan dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
"Kami ingin memastikan setiap kebijakan yang disusun di tingkat nasional benar-benar berangkat dari kebutuhan di lapangan. Karena itu, berbagai masukan dan aspirasi yang kami terima selama kunjungan ini akan menjadi perhatian dalam pembahasan bersama pemerintah," jelasnya.
Ia menambahkan, data yang dihasilkan Badan Pusat Statistik memiliki peran penting dalam mendukung perumusan kebijakan pembangunan nasional maupun daerah. Oleh sebab itu, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat berjalan lancar dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.(mc)

