10 Ekor Ayam Petelur di Rumah: Solusi Hemat Dapur dan Tabungan Tambahan ASN

10 Ekor Ayam Petelur di Rumah: Solusi Hemat Dapur dan Tabungan Tambahan ASN

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) – Bisnis budidaya ayam petelur skala mikro dinilai menjadi salah satu peluang usaha sampingan (side hustle) paling potensial dan prospektif bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Peluang tersebut dipaparkan dalam agenda WorkshopFromHome (WFH) #8 bertajuk "Membangun Usaha Peternakan Skala Mikro untuk ASN" . Kegiatan ini digelar Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau bersama BPSDM Riau secara daring pada Jumat (24/7/2026).

Kepala DPKH Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, menegaskan bahwa usaha sektor peternakan, khususnya penyediaan protein hewani seperti telur, merupakan peluang bisnis yang stabil dan tidak pernah mati. Komoditas ini berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan pokok harian masyarakat yang terus meningkat setiap harinya.

Melalui workshop tersebut, DPKH Riau ingin mendobrak stigma bahwa bisnis ayam petelur selalu membutuhkan modal fantastis dan ketersediaan lahan yang luas. Usaha ini nyatanya sangat fleksibel untuk dimulai dari skala kecil di area pemukiman padat sekalipun.

Cukup 10 Ekor di Pekarangan: Hemat Dapur dan Hasil Tabungan Ekstra

"Peternakan mikro sangat ideal bagi ASN karena tidak mengganggu jam kerja. Pengelolaannya bisa dilakukan di luar jam kantor. Pulang kerja kita bisa mengecek ternak di rumah. Lahan yang dibutuhkan pun tidak luas, cukup memanfaatkan pekarangan rumah dengan kandang yang ramah lingkungan," ujar Kepala DPKH Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir.

Mimi membagikan pengalaman pribadinya dalam memelihara ayam petelur di pekarangan rumah yang terbukti membawa manfaat ekonomi langsung. Pemanfaatan lahan beberapa meter saja sudah cukup untuk memelihara 10 ekor ayam petelur yang produksinya mampu menyuplai kebutuhan konsumsi keluarga sehari-hari secara konsisten.

"Kalau sudah memelihara sekitar 10 ekor ayam petelur, kita tidak perlu lagi membeli telur untuk kebutuhan sehari-hari. Itu sudah saya rasakan sendiri. Bahkan ketika produksinya berlebih bisa dijual kepada tetangga. Dari situ ada tambahan penghasilan yang sangat prospektif," tambah Mimi merincikan efisiensi bisnis ini.

Persiapan Masa Pensiun dan Pendampingan Teknis DPKH Riau

Selain memangkas pengeluaran rumah tangga dan memberi pendapatan tambahan, budidaya ayam petelur skala mikro ini dirancang sebagai investasi jangka panjang. Usaha ini dinilai efektif menjadi jembatan persiapan masa pensiun agar para ASN tetap produktif secara fisik, mental, maupun finansial.

Kendati menawarkan potensi keuntungan yang menarik, Mimi mengingatkan para ASN agar tetap menempatkan tugas dan pelayanan publik sebagai prioritas utama. Pihak DPKH Riau pun menyatakan kesiapannya untuk memberikan bantuan pendampingan teknis serta konsultasi bagi para ASN yang berniat memulai bisnis ayam petelur rumahan ini.

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional