KUANSING (RIAUSKY.COM) — Ancaman predator ganas mengintai warga di sekitar aliran sungai Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Menanggapi potensi bahaya serangan reptil mematikan tersebut, jajaran Polsek Kuantan Hilir bergerak cepat dengan memasang spanduk peringatan berukuran besar di sejumlah titik rawan sepanjang bantaran Sungai Tepian Lubuak Sobea.
Langkah preventif ini diambil bukan tanpa alasan. Keberadaan buaya di habitat alaminya kini kian meresahkan, sementara bantaran sungai tersebut masih menjadi pusat aktivitas harian masyarakat setempat.
"Pemasangan spanduk imbauan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga agar senantiasa ekstra waspada saat berada di dekat aliran air," ujar Kapolsek Kuantan Hilir, Iptu Edi Winoto, bersama jajaran personelnya pada Rabu (29/7/2026).

Kapolsek beserta anggota menyisir area bantaran sungai untuk memastikan pesan peringatan tersebut terpasang secara presisi di titik-titik yang mudah terlihat.
Salah satu lokasi krusial yang menjadi fokus utama pemasangan spanduk adalah area pancang start arena pacuan jalur Tepian Lubuak Sobea, Kelurahan Pasar Usang Basrah. Titik ini dinilai sangat vital karena merupakan pusat keramaian dan area aktivitas utama masyarakat setempat saat menyisir sungai.
Spanduk bertuliskan nada tegas "Awas Bahaya! Waspada saat beraktivitas, kawasan ini merupakan habitat buaya satwa berbahaya dan dilindungi" sengaja dipampang jelas.
Iptu Edi Winoto menegaskan bahwa tanda peringatan ini merupakan sinyal awal agar tidak ada warga yang menjadi korban keganasan sang predator.
"Pemasangan spanduk ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak pernah lengah. Keberadaan buaya di area ini sangat nyata, sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan setiap kali warga beraktivitas di sekitar sungai," ujar Iptu Edi.
Kekhawatiran kepolisian kian beralasan mengingat tradisi masyarakat lokal yang masih bergantung pada sungai untuk kebutuhan harian seperti mandi, mencuci, dan mencari ikan.
Terlebih lagi, tensi keramaian di area ini diprediksi akan melonjak tajam menyambut perhelatan akbar perhelatan tradisi Pacu Jalur di Tepian Lubuak Sobea yang dijadwalkan bergulir pada Agustus mendatang.
Melalui terobosan ini, pihak kepolisian berharap keberadaan spanduk peringatan di titik-titik strategis dapat meminimalisir risiko benturan antara manusia dan satwa liar.
"Harapan kami, warga tidak mengabaikan imbauan ini demi keselamatan bersama, sehingga kita bisa mencegah potensi bahaya serangan buaya sedini mungkin," pungkasnya.

