PEKANBARU (RIAUSKY.COM) – Sinkronisasi antara pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Perguruan Tinggi LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau di Hotel Grand Central Pekanbaru, Jumat (31/7/2026).
Melalui penguatan kemitraan antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sektor industri, lulusan perguruan tinggi diharapkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja sekaligus mampu mendukung pembangunan daerah.
Anggota Komisi X DPR RI, Karmila Sari, mengatakan penguatan pendidikan tinggi harus diiringi dengan kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan dan dunia kerja. Menurutnya, pemerintah perlu memberikan dukungan yang seimbang kepada perguruan tinggi negeri maupun swasta agar mampu meningkatkan kualitas pendidikan.
"Kami terus mendorong agar seluruh perguruan tinggi memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang. Dengan demikian, kualitas lulusan akan semakin baik dan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja," ujarnya.
Ia menambahkan, penyusunan program pendidikan perlu diselaraskan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri sehingga lulusan memiliki kompetensi yang relevan serta siap menghadapi perubahan dunia kerja.
"Kolaborasi yang konsisten antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha akan melahirkan sumber daya manusia yang lebih siap menghadapi tantangan pembangunan nasional," katanya.
Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, mengatakan Pemerintah Provinsi Riau terus mendorong penguatan hubungan antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, Provinsi Riau memiliki potensi sumber daya alam dan sektor ekonomi yang membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kompeten serta inovasi berbasis riset agar mampu memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah.
"Kami berharap perguruan tinggi mampu menyesuaikan pengembangan program pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri dan pembangunan daerah," ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi yang semakin erat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang adaptif, inovatif, serta siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.
Listrik Indonesia

