PELALAWAN (RIAUSKY.COM) – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, terus dilakukan oleh tim gabungan. Meski menghadapi kondisi medan yang cukup sulit, upaya pemadaman menunjukkan perkembangan positif.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan, Zulfan, S.Pi., M.Si., mengatakan dari perkiraan luasan lahan terbakar sekitar 75 hektare, saat ini masih terdapat sekitar 40 persen area yang dalam proses penanganan.
“Dari jumlah 245 personel tim gabungan, seluruhnya terus melakukan upaya pemadaman di lapangan,” kata Zulfan, Selasa (25/8/2026).
Penanganan dilakukan secara bersama-sama oleh unsur TNI, Polri, BPBD, serta dukungan dari pihak swasta. Salah satu dukungan datang dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang mengerahkan personel dan peralatan pemadam untuk membantu upaya tim gabungan di lapangan.
Dalam penanganan tersebut, RAPP mengerahkan 17 personel beserta dua unit mesin pemadam. Dukungan serupa juga dilakukan di wilayah Rantau Baru dengan mengerahkan personel, mesin pemadam dan alat berat.
Zulfan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut mendukung upaya penanganan karhutla, mengingat kondisi lapangan cukup menantang. Akses menuju lokasi yang jauh, kondisi cuaca panas serta keterbatasan sumber air menjadi sejumlah kendala yang dihadapi petugas.
“Tim masih melakukan penanganan di bagian utara. Sementara di bagian selatan sudah cukup banyak yang padam dan api mulai terblokir,” ujarnya.
Ia menambahkan, upaya pemadaman dan pendinginan akan terus dilakukan hingga kondisi di lapangan benar-benar aman.
Koordinasi dan kerja sama antarpihak menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan karhutla, sekaligus mencegah api meluas ke area lainnya.(*)
Listrik Indonesia

