BAGANSIAPIAPI (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mendorong transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah.
Salah satunya dalam proses penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) elektronik.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan dan akuntabel.
SP2D online adalah sistem digital terintegrasi yang memungkinkan proses pencairan dana anggaran pemerintah (daerah maupun pusat) dilakukan secara real-time, tanpa kertas (paperless), dan terhubung langsung dengan sistem perbankan serta aplikasi pengelolaan keuangan seperti SIPD RI
Kepala BPKAD Kabupaten Rokan Hilir Muhammad Fauzi, S.IP., M.Si., M.H. mengatakan, penerapan SP2D Online diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus mempercepat pelayanan dalam proses pencairan belanja daerah.
“Dengan penerapan SP2D Online, proses pencairan dana dapat dilakukan secara lebih cepat, tertib, dan terintegrasi. Ini mencakup pencairan untuk pelaksanaan kegiatan pemerintahan, belanja barang dan jasa, maupun pembayaran hak-hak ASN seperti gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Muhammad Fauzi.

Operator BPKAD,Marlan, SE
Namun demikian, ia menegaskan bahwa penerapan SP2D Online bukan berarti seluruh pengajuan pencairan dapat langsung dibayarkan tanpa mempertimbangkan kondisi keuangan daerah.
“Pencairan tetap dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, ketersediaan dan kemampuan keuangan daerah, kondisi kas daerah, serta prioritas kebutuhan daerah,'' kata dia.
SP2D Online membantu mempercepat proses dan meningkatkan tertib administrasinya,” jelasnya.

Pelayanan yang cepat dan prima dilakukan oleh jajaran BPKAD dalam mendukung penerapan SP2D Online.
Menurutnya, digitalisasi proses pencairan juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
“Kita ingin proses pengelolaan keuangan semakin efektif dan akuntabel. Dengan sistem elektronik, setiap tahapan dapat dilakukan dengan lebih tertib dan memudahkan proses pengendalian, monitoring, rekonsiliasi, serta penelusuran administrasi,” tambahnya.
Dia juga menjelaksan, SP2D Online merupakan bukti nyata bahwa transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah bisa dilaksanakan secara konkret. Selain mempercepat proses transaksi belanja pemerintah daerah, sistem ini juga memudahkan dalam pengawasan.
Sistem ini memungkinkan pencairan dana mulai dari penerbitan SPM hingga SP2D dilakukan secara real-time, paperless, dan terintegrasi langsung dengan sistem.(R15)
Listrik Indonesia

