KEFAMENANU (RIAUSKY.COM) - Kasus kematian Fransiska Maria F. Seran (18), Mahasiswi Universitas Timor (Unimor) masih terus diselidiki oleh kepolisian resor (Polres) TTU.
Polisi masih mencari keberadaan pacar korban untuk dimintai keterangan.
Jenazah korban sudah divisum dan sudah diserahkan kepada keluarga, Rabu malam (1/11/2017) untuk dihantar ke Kabupaten Malaka.
Kasat Reskrim Polres TTU, Iptu Nyoman Gede Arya mengatakan hal itu saat dikonfirmasi Pos Kupang, Kamis (2/11/2017).
Menurut Nyoman, hasil visum tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dalam diri korban. Meski demikian, polisi masih menyelidiki lebih lanjut terkait kasus kematian mahasiswi semester III itu.
Sebelumnya diberitakan, mahasiswi Universitas Timor (Unimor), Fransiska Maria F. Seran (18) ditemukan meninggal dunia dalam kamar kosnya di wilayah BTN, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan Kabupaten TTU, Rabu (1/11/2017).
Korban yang tinggaal di kos Gallilea, kompleks BTN itu adalah mahasiswa semester III program Ekonomi Manajemen pada Universitas Unimor.
Korban ditemukan pertama kali oleh pacarnya bernama Jems sekitar pukul 18.30 Wita.
Sebelumnya, pemilik kos Gallilea, Elisabeth Taena mengungkapkan sehari sebelum Fransiska Maria Seran (18) ditemukan meninggal, ada seorang pria terlihat keluar masuk kos korban.
Pria yang diduga pacar Fransiska terlihat pada Selasa (31/10/2017).
Elisabeth mengatakan pada Selasa sore dia berada di kos Gallilea untuk memantau anak-anak kos.
Elisabeth sempat melihat pria itu membuang sampah. Selanjutnya si pria pergi membeli minyak tanah di kios.
"Kemarin (Selasa) saya liat ada laki-laki lagi buang sampah. Saya tanya ini siapa punya pacar, terus teman yang lain bilang Ika (Fransiska) punya pacar," jelas Elisabeth sembari menambahkan Fransiska sudah setahun ngekos.
"Kemudian dia pergi beli minyak tanah lalu masuk kos tidak keluar lagi," tambahnya seperti dimuat Tribun. (*)