CIANJUR (RIAUSKY.COM) - Dua orang mahasiswa tewas mengenaskan usai alami kecelakaan maut, hal ini berawal dari niat mereka menyalip truk yang ada di depannya, namun gagal.
Dua mahasiswa Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur tewas dalam kecelakaan motor d Jalan Raya Bandung, Cianjur.
Keduanya adalah M Dadin Ajamudin (22), warga Kampung Pamoyanan, Desa Sukaresmi, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, dan Rosita Sariningsih (21), warga Kampung Babakan Saputra, Desa Cibadak, Kecamatan Sukaresmi, Cianjur.
Kanit Laka lantas Polres Cianjur, Ipda Sunarta mengatakan, peristiwa maut itu tejadi saat Dadin membonceng Rosita Sariningsih (22) menggunakan sepeda motor Honda Beat bernopol D 5026 ZCD. Mereka melaju dari arah Cianjur menuju Bandung, sekitar pukul 05.30 WIB.
Saat melintas di Jalan Raya Bandung, tepatnya di Kampung Gandaria, Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Dadin berusaha menyalip truk yang ada di depannya. Ternyata dari arah berlawanan juga melaju kencang sepeda motor Honda Vario bernopol D 3302 ZCH yang dikemudikan Aman Suryana (49) dengan membonceng Ai Trisnawati (42).
Diduga karena kurang konsentrasi, Dadin tidak memperhatikan jika ada kendaraan dari arah berlawanan sehingga memaksakan untuk menyalip.
“Dua orang lainnya hanya luka ringan sehingga bisa ditangani dan segera pulang,” ujarnya seperti dimuat Jawa Pos.
Dia menuturkan, kecelakaan tidak bisa terhindarkan lantaran keduanya memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Dadin pun meninggal seketika di lokasi dengan luka parah di bagian kepala. Sementara yang diboncengnya, Rosita mengalami luka berat sehingga harus menjalani penanganan serius di RSUD Cianjur.
Petugas Forensik Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) RSUD Cianjur, Soni Irawan mengatakan, kedua korban kecelakaan tersebut masuk ke IPJ sekitar pukul 06.15 WIB, dengan diantar oleh ambulance Forensik Cianjur.
“Berdasarkan informasi yang diterima, keduanya meninggal akibat kecelakaan terjadi di Jalan Raya Bandung Cianjur, keduanya merupakan Mahasiswa Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur,” ujarnya.
Ia menuturkan, meninggalnya kedua korban kecelakaan ini, diduga akibat luka di bagian kepala hingga pendarahan di bagian hidung dan telinga.
“Waktu itu korban pas tiba sudah keadaan meninggal dunia. Selain luka pada kepala, bagian tubuh korban seperti tangan mengalami lecet-lecet,” ujarnya.
Berdasarkan informasi di lapangan, Jalan Raya Bandung Cianjur merupakan jalan rawan kecelakaan, selain di jalan Raya Sukabumi Gekbrong, serta Jalan Raya Cigenang-Cipanas Cianjur. (*)