KAMPAR (RIAUSKY.COM)– Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., MT didampingi Wakil Bupati Kampar Misharti, S.Ag., M.Si mengikuti Zoom Meeting bertajuk Rembuk dan Bincang-Bincang Otonomi Daerah Antar Kepala Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri.
Kegiatan yang digelar di ruang Command Center lantai II Kantor Bupati Kampar ini dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Cheka Virgowansyah, S.STP., M.E, dan diikuti oleh kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Dalam forum tersebut, Bupati Kampar menyampaikan sejumlah permasalahan strategis yang dihadapi daerah, khususnya terkait pengelolaan komoditas kelapa sawit. Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini Kabupaten Kampar masih belum memiliki pabrik pengolahan sawit dalam skala besar yang mampu menampung dan mengelola hasil produksi masyarakat secara optimal.
“Sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Provinsi Riau, Kabupaten Kampar memiliki potensi yang sangat besar. Namun, kami masih menghadapi kendala dalam hal pengelolaan dan pengolahan hasil sawit,” ujar Bupati.
Untuk itu, Bupati Kampar berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat maupun investor agar dapat menghadirkan pabrik besar pengolahan sawit di Kabupaten Kampar. Hal ini dinilai penting guna meningkatkan nilai tambah komoditas sawit, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar turut didampingi Kepala BPKAD Kampar Dendi Zulhairi, M.Si, Kepala Bapenda Kampar Zamhur, ST., MM, serta Plt. Asisten I Setda Kampar Tengku Said Hidayat, S.STP., M.IP.
Melalui kegiatan ini, diharapkan adanya solusi konkret dari pemerintah pusat dalam menjawab berbagai tantangan di daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah yang lebih efektif.