PANGKALAN KERINCI (RIAUSKY.COM) - Dinas Peternakan Kabupaten Pelalawan Gandeng Dinas Pertanian lakukan Sosialisasi Penanganan Kesehatan Hewan Kurban bagi Pengurus Masjid dan Musholla se Pelalawan.
Kegiatan ini digelar, Rabu (31/08/2016) di Holding Ground (HG) yang dikuti 24 peserta perwakilan 12 kecamatan se Kabupaten Pelalawan.
Kadis Peternakan (Disnak) Kabupaten Ir H Mukhtaruddin M.Si yang membuka langsung Sosialisasi Penanganan Kesehatan Hewan Kurban Bagi Pengurus Masjid dan Musholla mengharapkan agar peserta agar dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah wawasan, sehingga proses penyembelihan hewan kurban ini berjalan sesuai dengan syariat Islam.
"Apa yang kita harapkan hendaknya dapat diperaktekan di lapangan saat lebaran kurban nanti, dengan demikian kualitas penyembelihan hewan kurban dapat maksimal dilakukan," pintanya.

Sosialisasi Penanganan Kesehatan Hewan Kurban bagi Pengurus Masjid dan Musholla se Pelalawan
Ir H Mukhtaruddin M.Si didampingi Ir Asmedi Amri Kabid Keswan Disnak Pelalawan melanjutkan, Sosialisasi Penanganan Kesehatan Hewan Kurban Bagi Pengurus Masjid dan Musholla diikuti oleh 24 orang perwakilan dari 12 kecamatan.
"Materi sosialisasi sendiri diantaranya, bagaimana cara pemotongan hewan kurban sesuai syariat islam, kemudian terkait jenis ternak yang bisa dikorbankan. Dan lagi bagaimana melihat tanda-tanda hewan sehat yang akan dikurbankan. Persiapan pemotongan (ante mortem) Setelah pemotangan (post mortem) dan penanganan danging korban, Kesehatan masyarakat Veteriner (konsumsi hewan terhadap manusia)," jelasnya seraya kegiatan sosialisasi ini juga dilakukan di lapangan (praktek lansung,red) baik dengan cara penumbangan hewan besar, seperti hewan sapi, kerbau, lembu.
Dan untuk pemeteri lanjutnya, kita datangkan dari Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau, dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, dan dari Disnak sendiri.
"Jadi sekali lagi saya berharap, apa yang kita pelajari hari ini dapat dipratekkan di lapangan, sehingga kualitas proses pemotongan hewan kurban berjalan sesuai syariat Islam, dan terhadap pemilihan hewan kurban juga diharapkan selektif dilakukan, Disnak sendiri telah menurunkan tim di 12 kecamatan guna membantu masyarakat untuk memantau kesehatan hewan kurban," tutupnya. (R11)
Listrik Indonesia

