SIAK (RIAUSKY.COM)- Punya puskesamas bagus dan mewah, ternyata, tak sepenuhnya menjamin akan mengantongi akreditasi resmi dari pemerintah.
Seperti halnya di Kabupaten Siak. Dari 15 Puskesmas yang dimiliki, hanya satu yang terakreditasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, yakni Puskesmas di Kecamatan Siak.
“2016 lalu, kita mengajukan 3 Puskesmas ke Kemenkes, yakni Puskesmas Siak, Bungaraya dan Tualang, namun hanya Puskesmas Siak yang terakreditasi,” kata kepala dinas kesehatan Siak Toni Chandra, Jumat, 17 Februari 2017 lalu.
Hal itu karenakan lanjut Toni, petugas yang mengakreditasikan Puskesmas Tualang dan Bungaraya tidak datang, dengan alasan tidak jelas.
“Saya juga heran, Puskesmas pun yang menilai harus dari Jakarta. Semestinya kan dari Dinas Kesehatan Provpinsi. Tapi mau buat bagaimana lagi, karena itu sudah peraturan dari kementerian,” keluh Toni.
Sebenarnya dalam aturan Kemenkes kata Toni, setiap satu tahun sekali, satu Puskesmas harus terakreditasi. Tapi, pihaknya juga harus membutuhkan kesiapan dan persedian yang matang.
“Kadang kita sudah siap, mereka belum siap, atau sebaliknya,” lanjutnya.
Anggaran penilaian bersumber dari dana APBN. Satu puskesmas menghabiskan anggaran sebesar Rp 150 juta. Untuk tahun 2017, Dinas Kesehatan Siak berencana mengajukan 4 Puskesmas untuk diakreditasikan. Di antaranya, Puskesmas Kecamatan Dayun, Lubuk Dalam, Sungai Apit dan Kandis.(R07/i)
- Otonomi
- Siak
Dari 15 Puskesmas di Siak, Hanya Satu yang Terakreditasi, Ini Tanggapan Kadiskes...
Redaksi
Ahad, 19 Februari 2017 - 05:49:24 WIB
Bupati Siak Syamsuar meresmikan Puskesmas Bungaraya.
#Siak
IndexPilihan Redaksi
IndexUniversitas Abdurrab Launching 'Halala', Body Lotion yang Halal dan Sehat
Tak Terima Nama Dicatut, LLMB Beri PHR Waktu 1 Bulan untuk Beri Penjelasan
Rumah Dinas Bupati Indragiri Hilir Kebanjiran, Ini Penampakannya
Blok Minyak West Kampar di Riau Kini Punya Pengelola Baru
Pengumuman! Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Kelurahan/Desa di Riau Diperpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Otonomi
Pastikan BBM Bersubsidi Tepat Sasaran bagi Nelayan Dinas Perikanan Perkuat Koordinasi dengan Pengelola SPBU Kompak
Jumat, 10 Juli 2026 - 13:59:36 Wib Otonomi
Pemkab Meranti dan Konsulat Malaysia Perkuat Kerja Sama, Buka Peluang Kerja, Beasiswa, hingga Pasar Produk Lokal
Jumat, 10 Juli 2026 - 11:54:08 Wib Otonomi
69 Putra-Putri Terbaik Berkesempatan Raih Sertifikat K3 Umum
Jumat, 10 Juli 2026 - 11:22:36 Wib Otonomi
Jauhnya... Pemkab Inhu Studi Tiru Pengelolaan Sampah ke Jakarta Utara
Jumat, 10 Juli 2026 - 10:38:46 Wib Otonomi

