PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Dua dari enam gedung di kompleks Perkantoran Wali kota Pekanbaru Tenayan Raya ditargetkan rampung tahun 2017 ini.
Hal ini merujuk kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang telah menganggarkan Rp120 miliar untuk salah satu proyek multiyears tersebut.
Zulkifli Harun selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Penataan Ruang kota Pekanbaru membenarkan hal tersebut.
"Tahun ini kita sudah anggarakan dana sebesar Rp120 miliar. Ditargetkan dua bangunan kantor ini selesai tahun ini," kata Zulkifli Harun di Pekanbaru, Jum'at 3 Maret 2017.
Jika dirinci, Zulkifli menjelaskan anggaran Rp 120 miliar akan dibagi dalam pembangunan gedung induk sebesar Rp94 miliar dan gedung B3 senilai Rp26 miliar. Sementara untuk empat bangunan lain masih menunggu anggaran tahun 2018 mendatang.
Seperti diketahui, proyek multiyers ini direncanakan ada enam gedung perkantoran yang akan dibangun. Pertama gedung utama dikerjakan oleh kontraktor Waskita saat ini progres pembangunanya sudah 53 persen.
Tiga gedung dikerjakan kontraktor Nindia Karya saat ini progresnya sudah 50 persen. Dan dua gedung lainnya dikerjakan Adi Karya progres pembangunanya sudah 60 persen.
Lanjutnya, jika dirata-ratakan, progres pembangunan kantor baru sudah 60 persen. Dengan total anggaran mencapai Rp120 miliar itu, maka dua gedung tersebut pada tahun ini akan selesai.
"Tahun ini kita juga akan membayarkan hutang kepada dua kontraktor sebanyak Rp20 milyar. Rp11,5 miliar untuk Nindia Karya dan Rp10,5 miliar untuk Adi Karya," jelasnya.
Ditanya mekanisme kelanjutan pembangunan dua unit gedung Perkantoran baru tersebut, Zulkifli menyebit untuk gedung utama pihaknya tidak akan dipusingkan dengan proses lelang karena pembangunannya akan dilanjutkan oleh kontraktor yang sama yakni Waskita.
"Satu gedung lainnya (gedung B3) harus melewati proses lelang dan pemenangnyalah yang akan melanjutkan pembangunanya," tutupnya. (R05)
Listrik Indonesia

