BENGKALIS (RIAUSKY.COM) - Usai hearing dengan Pemkab dan DPRD Bengkalis, manajemen Indomaret terkesan "ogah" atau tidak mau menutup usaha mereka sementara waktu di seluruh kabupaten Bengkalis.
Seperti diungkapkan langsung Sembodo perwakilan Indomaret, pihaknya masih pikir-pikir ke arah sana.
"Belum ada-kan keputusan resmi untuk tutup. Lagian kalau kita tutup di seluruh Bengkalis berapa banyak karyawan yang sudah kita rekrut bakal menganggur, dan itu perlu menjadi pertimbangan," dalih Sembodo.
Terkait aksi 'nekat' anak perusahaan konglomerat dibawah bendera Salim Grup itu membuka usaha tanpa izin, Sembodo tetap berusaha menghidar.
Sebelumnya, Sembodo mengungkapkan di hadapan anggota dewan bahwa jumlah toko Indomaret di seluruh kabupaten Bengkalis mencapai 27 unit. Saat ditanya anggota dewan soal izin, ia juga terkesan mengakui kalau belum punya izin lengkap.
DPRD Bengkalis saat hearing dihadapan manajemen Indomaret sepakat mengeluarkan rekomendasi untuk menutup sementara seluruh toko Indomaret maupun Alfamart di Kabupaten Bengkalis sampai mereka mengurus perizinan.
Pertanyaan, berani atau tidak pemkab Bengkalis menjalankan rekomendasi tersebut? (R02)
Listrik Indonesia

