PLERED (RIAUSKY.COM) - Nyawa Ami (21) masih tertolong. Tapi, pegawai SPBU Tengah Tani Kabupaten Cirebon itu harus dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Plumbon karena tertabrak truk bermuatan pasir.
Kejadian tersebut bermula saat truk bermuatan pasir bernopol E 9017 MD melintas di Jalan Raya Plered, Kecamatan Plered, Selasa (11/4). Mobil dikemudikan Jojo (38), warga Kuningan. Saat itu mobil melaju satu arah dengan korban, Ami (21).
Ami adalah warga Lemahtamba, Kecamatan Gegesik yang saat itu naik sepeda motor jenis Honda Beat dengan nomor polisi E 6524 IH.
Keduannya melaju dari arah kota menuju Palimanan. Namun setibanya di lokasi kejadian, korban oleng setelah menghindar kendaraan lain yang secara tiba-tiba keluar dari sebuah toko grosir bangunan.
Akibatnya, korban terjatuh dan tertabrak truk yang tengah melaju di belakangnya. Hal itu membuat motor korban terseret 10 meter. Beruntung, korban tidak terlindas truk tersebut.
Korban mengalami luka cukup parah yang kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Plumbon. Salah satu saksi yang juga satpam diler Toyota, Sumaryadi (42) mengatakan sempat melihat jatuhnya korban lalu terseret truk.
“Jika saya tidak teriak, mungkin korban terlindas truk. Beruntung truk itu berhenti. Saya dan warga lainnya segera menolong korban,“ katanya.
Sementara pengemudi truk, Jojo tidak merasa menabrak korban karena posisi kendaraannya berada di jalur kanan. Sedangkan sepeda motor korban berada di jalur kiri. Menurutnya, sepeda motor itu sebelumnya kaget karena ada kendaraan lain sehingga terjatuh dan tertabrak truk.
“Motor itu jatuh ke kanan dan saya tidak mampu menghentikan truk secara mendadak. Meski sudah menginjak rem sangat kencang, tetap saja motor itu terseret,“ ungkapnya saat berada di lokasi kejadian.
Kapolsek Plered AKP Budi membenarkan adanya kecelakaan tersebut. “Kasus ini langsung dilimpahkan ke Unit Kecalakaan Lalulintas Polres Cirebon Kabapaten,“ katanya. (R01/Jpg)
Listrik Indonesia

