HEBOH...Ribuan Ikan Tiba-tiba Mati di Sungai Rokan, Nelayan Tuding PKS Ini Biang Keroknya

HEBOH...Ribuan Ikan Tiba-tiba Mati di Sungai Rokan, Nelayan Tuding PKS Ini Biang Keroknya
Seorang nelayan memungut ikan-ikan yang mati
TANAH PUTIH (RIAUSKY.COM) - Masyarakat Kelurahan Sedinginan, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir yang tinggal di pingir sungai rokan heboh melihat ribuan ikan yang hidup di sungai mabuk dan mati secara mendadak. 
 
Masyarakat beramai-ramai turun ke Sungai Rokan untuk menangkap ikan mabuk dan mengambil ikan yang sudah mati. 
 
Kuat duga ikan mati akibat limbah Perusahaan PKS Sawit Riau Makmur (SRM) yang berada di Kepenghuluan Mega, Kecamatan Tanah Putih membuang limbah perusahaannya ke Sungai Rokan.
 
 
Hal ini diungkapkan Idi (52) salah satu nelayan warga sedinginan RT 02 RW 04 Kelurahan sedinginan, Kecamatan Tanah putih mengatakan Jumat (4/8/17) kepada riausky.com.
 
"Selama saya bekerja sebagai nelayan tidak pernah melihat atau mendengar ikan mabuk dan mati ketika air sungai rokan lagi surut. Baru sekali ini saya melihat ikan yang berada di sungai rokan mati ketika air sedang surut. Biasanya ikan sungai mabuk dan mati ketika air sungai rokan sedang naik atau dalam besar," cerita Idi.
 
 
Sudah beberapa hari ini air sungai rokan busuk baunya. Besar dugaankalau perusahaan PKS Sawit Riau Makmu (SRM) yang berada di Teluk Mega membuang limbah perusahaannya ke sungai rokan sehinga menyebabkan ribuan ikan mati mendadak. 
 
"Saya sangat menyayangkan atas pembuangan limbah dilakukan perusahan PKS kesungai rokan yang menyebabkan ribuan ikan mati. Yang sangat menyedihkan kami nelayan adalah melihat ribuan anak anak ikan mati terkapar di sungai. Habis lah, sudah, ikan di sungai ini mati akibat limbah PKS yang di buang kesungai dan habis sudah mata pencarian kami sebagai nelayan," ungkap nya.
 
Hal yang sama juga dikatakan Nasril alias Alung (40) nelayan Sedinginan, ikan ini sudah pasti mati akibat limbah. Kami nelayan meminta Pemkab Rohil untuk menindak secara tegas terhadap pembuangan limbah ke sungai rokan oleh perusahan PKS yang berada di Teluk Mega. Akibat pembuang limbah ini membuat kami nelayan kehilangan mata pencarian.
 
 
Saat dikonfirmasi Kadis Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Suwandi SSos melalui Kabid DLH M. Nurhidayat SH mengatakan, Ikan itu akan dibawa ke Universitas Riau (UR) bagian perikanan untuk diliat penyebabnya.
 
"Mengenai air apakah itu limba atau tidak, tentunya akan kita ambil sampel air akan ke labortorium kesehatan pekanbaru," katanya lewat sambungan selular. (R15)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional