Belum Sebut Nama, Polisi Tangkap Beberapa Pelaku Penganiayaan dan Pembakaran Alzahra di Babelan

Belum Sebut Nama, Polisi Tangkap Beberapa Pelaku Penganiayaan dan Pembakaran Alzahra di Babelan
Istri Muhammad Alzahra, Siti menunjukkan foto=foto Alzahra alias Joya yang dituduh mencuri ampli musala.
BEKASI (RIAUSKY.COM) - Aparat kepolisian Resor Metro Bekasi Kabupaten menangkap sejumlah tersangka yang membakar hidup-hidup Muhammad Alzahra alias Joya, pria yang dituduh mencuri amplifier pengeras suara milik Musala Al-Hidayah di Kampung Muara Bakti, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
 
penangkapan tersebut dilakukan setelah aparat kepolisian mengumpulkan sejumlah keterangan saksi terkait peristiwa yang menggerus rasa kemanusiaan itu.
 
"Sudah ada beberapa orang yang kami amankan, dan kita masih di lapangan," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Bekasi Kabupaten, AKBP Rizal Marito, Minggu, 6 Agustus 2017.
 
Menurut Rizal, saat ini semua yang diamankan sedang menjalani pemeriksaan, sementara petugas juga sedang memburu sejumlah pelaku lainnya yang masih buron.
 
Pihak kepolisian sendiri belum mengungkapkan identitas para terduga pelaku penganiayaan dan pembakaran terhadap pria yang sehari-hari berprofesi sebagai teknisi perbaikan alat elektronik, khususnya amplifier tersebut. 
 
Namun, dari video yang beredar di tengah masyarakat, aparat diduga berhasil mengantongi beberapa pelaku utama dalam aksi tidak biadab tersebut.
 
Seperti yang diketahui, Muhammad Alzahra (30) tewas dibakar massa, Selasa sore, 1 Agustus 2017.
 
MA dibakar massa karena dituduh telah mencuri peralatan di musala itu, apalagi saat diamankan warga, ditemukan sebuah amplifier merek TOA yang diklaim warga sebagai amplifier musala Al-Hidayah yang hilang beberapa jam sebelumnya.
 
Sebelumnya, pengurus musala mengaku sempat melihat MA sempat singgah di musala. Tapi, saksi tak mengetahui apakah kedatangan MA ke musala untuk mencuri atau memang untuk beribadah.
 
Berdasarkan penyelidikan petugas kepolisian, diketahui MA sehari-harinya berprofesi sebagai teknisi atau menjual jasa servis barang-barang elektronik.
 
Direncanakan, apara kepolisian akan mengekspose peangkapan ini pada Senin (7/8/2017)  siang. (R-04)
 
Sumber berita: Viva.co.id

Listrik Indonesia

#Alzahra dibakar # Hidup-hidup

Index

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional