WOW...Sekdako Dumai Diperiksa Terkait Kasus Pembangunan Jalan Pulau Rupat Rp2,4 Triliun?

WOW...Sekdako Dumai Diperiksa Terkait  Kasus Pembangunan Jalan Pulau Rupat Rp2,4 Triliun?
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan terhadap sejumlah tempat yang berkaitan dengan mantan Kepala Dinas PUPR Bengkalis, Muhammad Nasir.
PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan terhadap sejumlah tempat yang berkaitan dengan mantan Kepala Dinas PUPR Bengkalis, Muhammad Nasir.
 
Selain di kantor Bupati Bengkalis, penyidik komisi anti rasuah tersebut juga menggeledah sebuah rumah di Jalan jati Tangkerang Utara Kecamatan Bukitraya Pekanbaru.
 
Rumah tersebut dilaporkan merupakan tempat tinggal mertua Sekdako Dumai, Muhammad Nasir. 
 
''Proses penggeledahan di rumah di pekanbaru dilakukan pada Senin (7/8/2017) siang hingga menjelang sore hari,'' ungkap Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) KPK, Febri Diansyah. 
 
Bersamaan dengan penggeledahan tersebut, penyidik juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap Muhammad Nasir di Sekolah polisi Negara (SPN) Pekanbaru. 
 
Pemeriksaan terhadap Muhammad Nasir sendiri dikaitkan dengan pekerjaan sebuah proyek mercusuar di Pemkab bengkalis dengan bandrol Multiyeras. Dari informasi yang berkembang, proyek tersebut adalah pembangunan jalan lingkar Pulau Rupat yang menghabiskan biaya tak kurang dari Rp2,5 triliun dalam beberapa tahun pekerjaan.
 
Pelaksanaan pekerjaan tersebut sempat menjadi temuan saat audit yang dilakukan oleh badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
 
Terungkapnya kasus ini sendiri bermula dari pencekalan terhadap Muhammad Nasir untuk berangkat ke Tanah Suci Makkah pada Ahad (6/8/2017) lalu di embarkasi Batam
 
Saat itu, Nasir dilaporkan sudah hendak berangkat bersama istrinya ke tanah suci Makkah. 
 
Geledah kantor Bupati
Selain menggeldah Kediaman Sekda Dumai di tangkerang, sejumlah penyidik KPK juga terlihat melakukan penggeledahan terhadap sejumlah ruangan di Kantor Bupati Bengkalis di Bengkalis. 
 
Setidaknya, ada sembilan orang penyidik yang tiba-tiba saja langsung masuk dan menggeledah ruangan. Sejumlah pegawai bahkan sempat terkejut dengan kehadiran penyidik yang juga didampingi sejumlah anggota kepolisian. 
 
KPK sendiri belum mengkonfirmasi alasan penggeledahan di ruangan Bagian Umum Sekretariat Pemkab Bengkalis tersebut. Namun, diduga kuat masih terkait dengan mencari klengkapan data dan berkas terkait pelaksanaan proyek multiyears pengerjaan Jalan lingkar Pulau Rupat senilai Rp2,5 Triliun. 
 
Sementara itu, belum ada penjelasan resmi dari aparat Pemkab bengkalis terkait penggeledahan yang masih berlangsung sampai menjelang sore tadi. (R-04)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional