PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Bentrok antar mahasiswa Fakultas Teknik dan Fisipol akhirnya berhenti setelah ratusan aparat kepolisian dari Polresta Pekanbaru dan Polsek Tampan merangsek masuk ke dalam area kampus.
Dari pantauan Riausky.com di lapangan malam tadi, bentrokan akhirnya berakhir sekitar pukul 23.15 Wib malam tadi. Dimana, seluruh mahasiswa yang terlibat bentrok dikumpulkan di sekitar kampus Fakultas Ekonomi dan depan kampus MIPA.
''Iya bang, untuk anak Fisipol dikumpulkan dekat Fekon, untuk yang Anak Teknik dikumpulkan di dekat MIPA. Di antara mereka, ada ratusan aparat kepolisian, dekanat juga pejabat rektorat. Ada, Pak rektor ada, dekan kedua fakultas juga ada,'' kata salah seorang mahasiswa yang kebetulan ditemui keluar dari lokasi bentrok.
''Sudah amanlah bang, tak ada lagi, mereka semua dikumpulkan dan diberi arahan untuk tidak melakukan bentrok oleh dekan. Bahkan ada perintah kalau masih bentrok akan ada sanksi dari pihak kampus,'' kata Ridwan, salah satu sumber di lapangan.
Hingga menjelang tengah malam tadi, diinformasikan oleh pihak keamanan kampus, ada tak kurang dari 3 pleton aparat kepolisian diturunkan.
Saat itu, kondisi di dalam kampus masih sempat memanas, namun, para mahasiswa yang terlibat bentrok sudah terlihat kelelahan setelah saling serang semenjak sore hari.
"Alhamdulilah, sekarang situasi sudah reda. Masing-masing fakultas sama-sama bisa menahan diri," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto di lokasi bentrok tengah malam tadi.
Sementara itu, akibat bentrok yang terjadi, sejumlah papan karangan bunga peserta wisuda rusak dan banyak dibakar mahasiswa. Begitupun dengan kaca-kaca jendela kampus, termasuk satu pos keamanan yang dibakar massa. (R05)
Listrik Indonesia

