RIAUSKY.COM- Kemunculan binatang air yang bentuknya aneh dan tidak lazim ini sedikit-sedikit mulai terungkap.
Berbagai argumen pun diungkapkan untuk menjelaskan asal muasal dari binatang air yang sepintas terlihat seperti cacing, namun juga sepintas terlihat seperti lintah dalam ukuran besar dan panjang.
Sebagian dari mereka ada yang menyebut sebagai Cacing Nipah, ada juga yang menyebut Ikan Julung, ada juga yang menyebut Cacing Air Asin ada juga yang menyebut Pumpun, bahkan ada juga yang menyebut Lintah Barat dan menyebut Kapang.
Berikut komentar mereka:
"kalo tempat sya namanya pumpun mucul pas air asin naik k halam mangka dia akan kluar . mlah lbih banyak dari it. hewan itu banyak jenis nye. ade yg merah tpi pendek it yg bahaya," tulis Budianto Fatia.
"Cacing nipah ini.. ini yg udah tua maka nya agak hitam.. biasa nye sih ade nye d tepi2 pantai dalam rawe2 di hutan nipah.. tak tau lah ngape bise jd sesat ke sungai.. mngkin habitat e d rusak," komen Dhepiansyah Rosmadhi.
"Itu namanya lintah barat......biasalh itu bnyak dilaut.klw lg musim, mirip kelabang lunak , mudah putus klw disentuh," Elliyas Han.
"Sejenis kapang mungkin ye,akibat ekosistem nye tercemar,predator yg biase makanye dah dak banyak agek,jd banyak die," komen Faizal Ranyan.
Bahkan, ada juga yang menyebut itu pertanda alam akan terjadi pasang besar atau air laut meluap.
"Pak polis. hati hati bencana alam aja. teruswaspada aja. itu binatang anech. kalau itu cacing air asin. brati air laut akan naik ke sana. waspada banjir aja," tulias Vian Ryu.
Terlepas dari masih panjangnya perdebatan tentang kemunculan ribuan ekor satwa air ini, sampai saat ini, warga Bengkayang masih bingung hendak diapakn makhluk ini.
Binatang melata ini dilaporkan warga secara tiba-tiba muncul di permukaan sungai di Dusun Soga, Desa Karimunting perbatasan Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Selasa (7/11/2017) pagi.
Kemunculannya pun langusng menuai perdebatan warga net.
Sebagian dari mereka ada yang menyebut sebagai Cacing Nipah, ada juga yang menyebut Ikan Julung, ada juga yang menyebut Cacing Air Asin ada juga yang menyebut Pumpun, bahkan ada juga yang menyebut Lintah Barat dan menyebut Kapang.(*/r04)
Listrik Indonesia

