BAGANSIAPIAPI (RIAUSKY.COM) - HL (32), tersangka pelaku pembunuhan terhadap Aliva Viana membuat pengakuan mengejutkan.
Dia mengaku juga menjadi pelaku pembunuhan terhadap seorang perempuan tak dikenal yang mayatnya ditemukan warga di Jalan Lintas Tanjung Medan - Mahato dalam parit di Rt 01 Rw 01 Desa Tanjung Medan Kecamatan Pujud Kabupaten Rohil - Riau pada 16 Oktober 2018 lalu.
Sama halnya dengan Alika yang tewas dengan cara mengenaskan, dicekik, diperkosa lantas perutnya dikoyak, wanita malang itu juga ditemukan warga tewas dengan kondisi yang tak kalah mengenaskan, penuh luka dan memar di saluran air tanpa busana.
Penemuan mayat wanita yang hingga terakhir diotopsi tidak diketahui identitasnya tersebut sempat membuat warga di sekitar Tanjung Medan Pujud heboh dan gelisah. Apalagi kuat dugaan wanita itu korban tindak perkosaan dan penganiayaan sebelum kemudian dibunuh oleh plaku.
Data yang dirangkum dari masyarakat setempat bahwa mayat wanita tanpa busana pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang lagi main-main di sekitar parit tempat mayat yang ditemukan.
"Melihat adanya wanita tanpa busana tersandar di parit, anak tersebut melaporkan hal tersebut kepada warga yang bernama Arif. Dan selanjutnya, Arif melaporkan kepada pihak berwajib." Ujar Herdi warga setempat.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Pujud AKP Rahmad Dahmuri Siregar SH didampingi Kanit Reskrim Bripka Joan Kurniawan pada 16 Oktober 2018 lalu menyebutkan bahwa hasil otopsi yang dilakukan tim medis Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau memastikan korban adalah korban pembunuhan.
"Hasil otopsi yang dilakukan Dr. dr. Dedi Afandi, DFM, Sp.FM(K), korban diduga tewas dicekik," ungkap Joan.
Pasca otopsi oleh aparat kepolisian diketahui kalau mayat wanita berusia ditaksir 40-50 tahun tersebut meninggal akibat tindak kekerasan dan perkosaan.
Ditemukan bekas memar pada leher, dada dan bawah perut, luka lecet pada pada pipi, dagu, leher, dada, lengan dan punggung, luka terbuka pada tungkai dan punggung kaki, resapan darah pada kulit kepala bagian dalam, otot leher dan otot dada serta patah tulang lidah akibat kekerasan tumpul.
Akibat kekerasan pada bagian leher itu juga yang diduga menyebabkan perempuan malang ini meninggal dunia lemas.(R15)

