PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Seharian berada di Riau, Senin (12/11/2018), calon Wakil presiden RI, Sandiaga Uno mengaku pasangan Prabowo-Sandi akan menang besar.
''Saya lihat petanya 4 tahun lalu, Prabowo-Hatta menang di Riau, seleisihnya sekitar 60.000 suara atas Jokowi-Jusuf Kalla. Tapi untuk Pilpres 2019 besok, saya yakin di Riau kita bakal menang besar,'' ungkap Sandi dihadapan ratusan kader Partai Amanat Nasional Provinsi Riau Senin malam.
Sandi menjelaskan, optimisme tersebut setelah melihat bagaimana respon dan sambutan yang diberikan masyarakat di tenah kelahirannya tersebut.
''Saya yakin kita bisa mendekati 80 persen di Riau. Karena itu, mari sama-sama kita bekerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas untuk mencapai hasil yang menggembirakan pada April 2019 yang akan datang,'' sebut Sandi.
Melihat antusiasme seperti ini, saya yakin, di Riau kita akan menang besar. ''Mari sama-sama. Biasa sehari saya 10 titik. Saya hari ini sudah 12 titik di Riau. Luar biasa, jauh-jauh. mungkin terinspirasi hari pahlawan, masih kuat,'' ungkap Sandi.
Dia juga berharap, seluruh kader PAN bisa mengins[irasi masyarakat. ''Ini bukan tentang Prabowo atau Sandi. Tapi tentang membuat perubahan, melakukan perbaikan terhadap kondisi ekonomi, ini perjuangan untuk menuju Indonesia yang adil dan makmur,'' imbuh dia.
Sebelum berada di Markas PAN Riau, Sandi juga bertemu kaum milenial Riau di Angkringan 45 di Jalan Arifin Ahmad. Di tempat tersebut, ratusan kaum muda tampak antusias mendengarkan penjelasan Sandi tentang perbaikan kondisi bangsa, khususnya dari sisi ekonomi.
Sandi sempat menyinggung tentang harga jual kelapa yang rendah di Indragiri Hilir yang disebabkan lemahnya penguasaan atas pasar.
''Ya, potensinya sangat besar, bahkan melimpah. Namun, harganya tidak menguntungkan petani. Kita akan perbaiki, dan akan bangun pabrik, gandeng investasi yang bisa meningkatkan harga jual kelapa masyarakat dengan dengan aneka produk. Harga kelapa sekarang anjlok, sementara permintaan atas kelapa meningkat. Itu yang harus diperbaiki dan Prabowo Sandi sudah punya solusinya,'' ungkap Sandi.
''Peningkatan daya saing produk dan usaha juga sumber daya manusia harus diprioritaskan,'' imbuh dia.(R03)
Listrik Indonesia

