RIAUSKY.COM - Surat imbauan untuk seluruh anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi beredar. Surat tertanggal 22 November berisi imbauan untuk memboikot Metro TV.
Surat ditandatangani Direktur Media dan Komunikasi Hashim Djojohadikusumo. Pemberi instruksi boikot Metro TV adalah Ketua BPN Djoko Santoso.
"Sehubungan dengan instruksi dari Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto- Sandiaga Uno, Bapak Djoko Santoso untuk memboikot Metro TV, maka dengan ini kami selaku Direktur Media dan Komunikasi kembali menegaskan agar seluruh komponen Badan Pemenangan Nasional (BPN), termasuk partai politik yang tergabung dalam Koalisi Adil Makmur agar menolak setiap undangan maupun wawancara yang diajukan oleh Metro TV hingga batas waktu yang di tentukan," tulis surat tersebut.
Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Ferry Juliantono membenarkan bahwa pihaknya mendapat imbauan untuk menolak diwawancara Metro TV.
"Iya kemarin kita mendapat arahan seperti itu (memboikot Metro TV). Sebenarnya tidak memenuhi undangan dari Metro TV dengan syarat dari pihak Metro TV juga harus menempatkan dalam posisi (berimbang), kalau sekarang kaya terlalu NasDem banget," kata Ferry seperti diberitakan AKURAT.CO, Minggu (25/11). (*)
Berikut isi surat tersebut:
Nomor :02/DMK/PADl/11/2018.
Perihal : Menolak Permohonan Wawancara Metro TV
Jakarta, 22 November 2018
Kepada Yth, Seluruh Anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi
Di Tempat
Dengan hormat
Sehubungan dengan instruksi dari Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto- Sandiaga Uno, Bapak Djoko Santoso untuk memboikot Metro TV, maka dengan ini kami selaku Direktur Media dan Komunikasi kembali menegaskan agar seluruh komponen Badan Pemenangan Nasional (BPN), termasuk partai politik yang tergabung dalam Koalisi Adil Makmur agar menolak setiap undangan maupun wawancara yang diajukan oleh Metro TV hingga batas waktu yang di tentukan.
Demikian surat ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami
Hashim Djojohadikusumo
Direktur Komunikasi dan Media.
Listrik Indonesia

