RIAUSKY.COM - Mantan Menteri Hukum dan Perundang-undangan Indonesia dan Menteri Pertahanan Indonesia Mahfud MD mengatakan sebagian orang tidak mengerti makna habib.
Lewat akun Twitter @mohmahfudmd, dia menjelaskan bahwa tidak semua orang yang dipanggil habib adalah keturunan Nabi.
"Banyak orang tak paham arti habib. Habib itu sebutan hormat dan sayang kepada seseorang. Misalnya kepada rektor, menteri, dirut PJKA. Tak semua yang dipanggil habib keturunan Nabi. Keturunan Nabi sebutannya ada dua, 1) syarif/syarifah (jalur Hasan); 2) sayyid/sayyidah (jalur Husein)," kata Mahfud MD seperti dilansir Akurat.co.
Netter dengan akun @wargalama menambahkan tentunya banyak habib yang memang benar-benar keturunan Nabi.
"Banyak, dong. Itu kan sebutan sayang dan hormat kepada orang lain. Tapi yang bukan keturunan Nabi boleh juga dipanggil Habib. Yang keturunan Nabi misalnya Sayyidah Uga Wiranto atau Syarifah Najwa Shihab, tergantung apakah jalur Hasan atau Jalur Husein," kata Mahfud MD.
Mahfud MD kemudian menyontohkan dirinya. "Saya saja keturunan wong ndeso di Madura. Tapi kalau ke Saudi dan ketemu orang sering dipanggil habib. Pernah pula mendapat surat dalam Bahasa Arab yang ditujukan kepada Alhabib Mahfud. Ada juga sih orang biasa yang memang memakai habib, misal, Jenderal Hasnan Habib dan saudara Habib Chirzin," kata dia.
@bokmen kemudian menyebut nama Habib Novel Bamukmin, petinggi Front Pembela Islam yang juga pengacara dari Advokat Cinta Tanah Air.
"Ada Habib Novel Bamukmin... yang gak jelas, tapi namanya habib," kata dia.
Mahfud MD menambahkan ada juga orang Demak, Jawa asli, namanya Habib al Rahman el Shirazy. "Itu loh, penulis novel Ayat-ayat Cinta," kata dia.
@Zaen44814460 kemudian meminta penjelasan dari Mahfud MD mengenai Habib Rizieq Shihab dan Habib Bahar bin Smith yang kini jadi tersangka kasus penganiayaan terhadap dua remaja.
"Ngapunten. Kalau boleh tau, Habib Riziek dan Habib Bahar itu dzurriyahnya Nabi Muhammad saw apa bukan pak?" kata dia.
"Maaf, saya tak tahu juga. Saya tak ingin tahu shg tak pernah bertanya tentang kenyataannya. Tak enak mau nanya," Mahfud MD menjawab.
Terlepas dari pro dan kontra netter, pemerhati politik dan ekonomi Rustam Ibrahim mengapresiasi penjelasan Mahfud MD. Bagi dia, penjelasan mantan ketua Mahkamah Konstitusi itu memberikan pencerahan. (R01)
Listrik Indonesia

