JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Kabar kurang baik datang dari calon Presiden Prabowo Subianto. Sudah tiga hari terakhir, dikabarkan, mantan Danjen Kopassus itu didera flu berat.
Beberapa genda yang sedianya akan dihadiri langsung oleh Prabowo juga disebut-sebut batak dihadiri, salah satunya pelaksanaan rapat Konsolidasi Nasional Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang akan dilaksanakan di Jakarta.
Pembatalan kehadiran Prabowo tersebut jug dibenarkan Presiden PKS Sohibul Iman. Dia menyebutkan calon presiden Prabowo Subianto tengah sakit sehingga tidak bisa menghadiri acara Fraksi PKS DPR. Partai Gerindra menyebut Prabowo sedang menderita flu.
"Ketemu hari Senin memang Pak Prabowo flu," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, Rabu (30/1/2019).
Dasco mengatakan Prabowo memang agak lama sembuh jika terkena flu. Prabowo, kata Dasco, harus beristirahat total.
"Beliau kalau flu memang agak lama. Ini flunya berat gitu loh. Jadi mesti beristirahat total," tutur Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno itu.
Sebelumnya diberitakan, Prabowo dijadwalkan memberi orasi politik dalam acara konsolidasi nasional Fraksi PKS DPR. Karena sakit, Prabowo batal menghadiri acara itu.
"Beliau sudah siap datang tapi beliau sekarang sakit. Sudah 3 hari katanya sakit, ya," kata Presiden PKS Sohibul Iman di Hotel Grand Sahid Jaya, Sudirman, Jakarta Pusat.
Terakhir, Prabowo tampak hadir memenuhi undangan Deklarasi Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia untuk Prabowo-Sandi, di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Sabtu (26/1/2019).
Di hadapan ribuan massa tersebut, terlihat Prabowo sudah mulai kurang sehat dan menyeka wajahnya menggunakan handuk kecil.
Prabowo mengatakan, dirinya bersama dengan Sandiaga Uno telah mendapatkan kekuatan yang sangat besar pada Pemilu 2019 ini. Sebab, para kaum intelektual telah menyatakan diri untuk bergabung bersamanya dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat Indonesia.
"Perubahan sebuah bangsa dan kebangkitan sebuah bangsa selalu berasal dari Kampus-kampus, dari kaum intelektual. Karena itulah hari ini saya mendapatkan kekuatan besar, karena kita selalu belajar dari sejarah, sejarah selalu mengatakan bahwa dari universitas dan perguruan tinggi disitu lah otak-otak terbaik sebuah bangsa," ungkapnya.(R04)

