PANAS...Diserang Soal Kitab Suci Fiksi, Rocky Gerung Balas TGB dengan Berita Dugaan Terima Gratifikasi

Senin,11 Februari 2019 | 16:38:54 WIB
PANAS...Diserang Soal Kitab Suci Fiksi, Rocky Gerung Balas TGB dengan Berita Dugaan Terima Gratifikasi
Ket Foto : TGB dan Rocky Gerung

RIAUSKY.COM - Perang 'dingin' antara pengamat politik Rocky Gerung dan Gubernut NTB Tuan Guru Bajang (TGB) tampaknya berlanjut.

Awalnya TGB ikut berkomentar soal polemik kitab suci fiksi yang kini menjerat Rocky Gerung. Dalam pernyataannya TGB menyebut sejumlah dampak yang akan ditimbulkan dari pernyataan Rocky tersebut.

TGB mengandaikan jika di toko buku, kitab suci diletakkan di rak buku fiksi. "

“Saya tidak bisa bayangkan kalau di sebuah toko buku, Alquran diletakkan di rak fiksi bersama novel, dongeng, kumpulan cerpen dan karya fiksi lain. Bisa didemo toko itu,” tulis TGB dalam di instagramnya, Jumat (8/2/2019).

Berikut pernyataan lengkap TGB:

Catatan tentang "kitab suci itu fiksi":

1.Saya tidak bisa bayangkan kalau di sebuah toko buku, Alquran atau Injil diletakkan di rak "fiksi" bersama novel, dongeng, kumpulan cerpen dan karya fiksi lain. Bisa didemo toko itu.

2.Kitab suci bukan fiksi, karena ia bukan imajinasi namun pemberitahuan tentang kenyataan, yang telah terjadi ataupun yang akan terjadi. Gaib bukan fiktif tapi hakiki dan benar bagi orang beriman.

3. Sebagian orang mencari pembenaran dengan mengatakan, bahwa yang dimaksud adalah bukan Alquran tapi kitab suci yang lain dalam hal ini Injil. 
Orang itu lupa dua hal.

Pertama, Alquran adalah kitab suci, maka ketika disebut "kitab suci", Alquran termasuk didalamnya.

Kedua, kesucian Taurat dan Injil dalam pandangan Islam tetap diakui selain bagian-bagian yang diyakini ditahrif atau ditabdil, diganti atau dirubah. Kisah penciptaan alam, kisah para nabi secara umum sealur dengan Alquran selain beberapa perincian yang berbeda. Wasiat tentang perintah dan larangan juga banyak kesamaan antara Taurat Injil dan Alquran selain juga ada beberapa perbedaan.

Itu sebabnya para ulama melarang kita untuk melecehkan Injil atau Taurat dengan membuangnya ke tempat sampah misalnya, karena didalamnya ada nama ALLOH dan asmaNya serta firman ALLOH yang tidak dirubah. Bagian yang tidak dirubah tentu bukan fiksi karena itu wahyu dari ALLOH. 
Karena itu pula, terkadang para ulama mengutip Taurat atau Injil untuk menguatkan apa yang ada dalam Alquran seperti kisah tentang Bani Israil dalam kitab-kitab tafsir. Ungkapan "Kitab suci itu fiksi" menghantam semua pondasi kemutlakan dan kebenaran wahyu. Baik Alquran, Injil maupun kitab suci lainnya.

4. Ungkapan "Kitab Suci itu Fiksi" ditambah ucapan "Atheisme itu diijinkan oleh Pancasila" oleh orang yang sama kiranya cukup menjelaskan pandangan orang tersebut terhadap agama.

Lalu apa tanggapan Rocky Gerung?

Dilansir Tribunnews.com, mantan dosen filsafat UI tersebut 'membalas' dengan cara membagikan berita dugaan gratifikasi TGB. Lewat akun twitternya Rocky membagikan sebuah berita yang dimuat media online nasional.

Berita itu berjudul: TGB Diduga Terima Gratifikasi, Ini Duit Keluar-Masuk Rekeningnya. Berita tentang dugaan TGB menerima gratifikasi ini dimuat 17 September 2018 lalu.

"Masoook pak ekoo..," komentar seorang netizen.

"Tweetnya beda dari biasanya bang Rocky..," komentar yang lain. (R01)


FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com



 
Cetak Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
Loading...
Tulis Komentar Index »
Loading...
IKLAN BARIS