PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Punya postur bagus, berkulit putih dan ganteng-ganteng, sejumlah imigran asal Afghanistan bikin heboh warga Pekanbaru, Riau dengan pria menjadi pemuas istri orang.
Aksi mereka terbongkar setelah salah seorang pria yng mengaku istrinya mempunyai hubungan terlarang dengan salah eorang imigran tersebut melaporkan perbuatan memalukan itu ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau.
Kini keempatnya sedang menjalani pemeriksaan dan hukuman oleh pihak terkait.
Empat warga negara asing (WNA) itu yakni Esmatullah Ghulami (21), Ahmad Shah Rezaie (22), Qurban Ali Ibrahim (26) dan Mustafa Ahmadi (25). Salah satu dari mereka, yakni Qurban Ali Ibrahim merupakan pria yang dipergoki berselingkuh dengan istri pengusaha di Pekanbaru, beberpa waktu lalu.
Keempat orang imigran itu ditahan sementara di tahanan Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Riau, Rudenim Pekanbaru. Mereka menunggu proses pembinaan, kemudian penindakan selanjutnya.
Kepala Rudenim Junior M Sigalingging mengungkapkan, penindakan ini dilakukan karena mereka (Imigran, red) terlibat dalam pelanggaran berat.
‘’Sanksi terberat bagi mereka dipindahkan dari luar kerja Kota Pekanbaru atau ditempatkan khusus di Rudenim Pekanbaru, dari tempat yang sebelumnya,’’ ujarnya.
Menurut Junior, keempat imigran tersebut ditindak karena sebelumnya pihaknya menerima laporan warga atas perbuatan WNA yang tidak mengenakkan. Yakni menjadi pemuas nafsu istri orang di Kota Pekanbaru.
‘’Informasinya yang kita telah diterima, empat orang Imigran tersebut sudah melakukan hubungan suami istri dengan wanita Indonesia dan kabur tanpa adanya pemberitahuan,’’ ungkap Junior.
Junior menyebutkan, tiga di antara mereka (WNA) ini melakukan hubungan asusila dengan wanita Kota Pekanbaru. Satunya lagi tak pulang tanpa adanya laporan ke pihak Rudenim.
Diketahui, keempat WNA tersebut dalam kegiatan sehari-hari sudah bisa berbahasa Indonesia dengan pasif. Sehingga mereka mampu berkomunikasi dengan wanita kenalan di luar dan media sosial.
‘’Mereka kita pantau setelah mendapat laporan. Mereka banyak menghabiskan waktu di luar,’’ ungkap Junior.
Saat melakukan pemantauan, seperti dilansir dari koran mx, para Imigran ini sering terlihat berada di tempat keramaian, seperti mall dan tempat fitnes atau pasar lainnya. ‘’Sering bertemu di sana, akhirnya hubungan antara istri orang itu erat terjalin sampai berhubungan suami istri,’’ ungkap Junior.
Dari hasil interogasi, mereka para imigran telah mengakuinya. Dimana awalnya mereka berkomunikasi melalui chattingan media sosial hingga akhirnya bertemu.
Keempat imigran itu, kata Junior, sebelumnya ditempatkan di Siak Resort Rumbai, Wisma D’Cops dan Wisma Tasqya. Pasca diketahui terlibat perselingkuhan, kini mereka sudah ditempatkan di Rudenim Pekanbaru untuk menjalani proses pembinaan dan pengawasan khusus.(R05)
Listrik Indonesia

