PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Sebanyak 84 karyawan Sub Kontraktor PT Chevron, PT Sari Mulia Gita Graha (SMGG) menuntut keadilan dan mendatangi Kantor Disnaker Pekanbaru, Rabu (6/1/2016). Para karyawan ini mempertanyakan dicabutnya kontrak PT SMGG yang digantikan Sub kontraktor baru PT Beasco.
Selain karyawan PT SMGG aksi damai di Disnaker Pekanbaru juga dilakukan oleh ratusan massa dari Federasi Pertambangan dan Energi (FPE) dan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI).
"Kami menuntut Disnaker agar bertanggungjawab atas tindakannya melegalkan perekrutan baru oleh PT Beasco," ungkap Santoso, Ketua DPC FPE Pekanbaru kepada faktariau.com di sela-sela aksi.
Bahkan pihak KSBSI mengancam jika pemerintah tidak menanggapi tuntutan kami ini maka pihaknya akan membuat aksi yang lebih besar lagi ke tempat yang lebih tempat yang lebih tinggi lagi.
"Dan kami tidak menjamin aksi berikutnya terbebas dari aksi anarkis," pungkasnya.
Dilain pihak, Kepala Dinas Ketenagakerjaan kota Pekanbaru, Jhoni Sarikoen menanggapi aksi demo tersebut. Dalam pengarahannya Jhoni mengatakan pihaknya belum menerima laporan dari PT Beasco tentang perekrutan karyawan baru tersebut.
"Maka dari itu, mari kita sama-sama menunggu Pihak kontraktor chevron tersebut datang kesini untuk memberikan penjelasan selengkapnya," singkat Jhoni. (R03)
Listrik Indonesia

