PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Pemerintah Provinsi Riau memiliki stok sekitar 110 ribu masker yang akan didistribusikan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk ke Kabupaten Pelalawan.
Pelaksana tugas Gubernur Riau (Plt Gubri) SF Hariyanto mengatakan, stok masker yang tersedia tersebut dapat langsung dimanfaatkan untuk membantu masyarakat di wilayah terdampak asap, khususnya Pelalawan.
"Stok masker kita ada 110 ribu. Sampai November nanti, kita harus cukup stok," kata SF Hariyanto, Minggu (23/8/2026).
Ia mengatakan, Pemprov Riau akan mulai menyalurkan berbagai bantuan ke Pelalawan, pada Senin (24/8/2026). Bantuan tersebut tidak hanya berupa masker, tetapi juga obat-obatan dan kebutuhan kesehatan lainnya.
"Besok kita akan menyalurkan berbagai bantuan, termasuk masker dan obat-obatan untuk masyarakat dan tim pemadam yang bertugas di lapangan," ujarnya.
SF Hariyanto meminta stok masker yang ada segera disalurkan ke daerah yang membutuhkan, namun tetap memperhitungkan kebutuhan hingga beberapa bulan ke depan.
Selain mengandalkan stok yang tersedia, Pemprov Riau juga meminta dukungan tambahan dari pemerintah pusat. Dinas Kesehatan Riau telah bersurat ke pemerintah pusat untuk mengajukan bantuan guna memperkuat persediaan perlindungan kesehatan bagi masyarakat terdampak asap.
"Sampai November nanti, stok masker kita harus cukup. Ini Dinas Kesehatan sudah bersurat juga ke Kementerian untuk mengajukan bantuan, Alhamdulillah direspons baik," katanya.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi karena kebutuhan masker dan obat-obatan diperkirakan meningkat apabila sebaran asap semakin meluas. Bantuan juga diarahkan untuk mendukung tim pemadam yang masih bertugas di lapangan.
Selain masker, perhatian diberikan terhadap kebutuhan kesehatan kelompok rentan, seperti ibu hamil dan balita.
Sementara itu, berdasarkan data BMKG yang diperbarui hingga pukul 23.00 WIB, terdapat 355 titik panas di Provinsi Riau. Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 216 titik.
Dengan kondisi tersebut, Pemprov Riau memperkuat dukungan perlindungan kesehatan sekaligus penanganan karhutla di lapangan melalui distribusi bantuan bagi masyarakat dan personel yang bertugas.
Listrik Indonesia

