RIAUSKY.COM - Sosok Menteri yang akan booking Vanessa Angel kini diungkap dalam kasus persidangan prostitusi online artis yang melibatkan tiga muncikari.
Sosok Menteri yang akan booking Vanessa Angel untuk dinner atau mimik-mimik cantik (mimican) akhirnya terungkap.
Sosok menteri yang akan booking Vanessa Angel ini mencuat dalam dalam dakwaan salah satu mucikari prostitusi online Intan alias Nindy.
Keberadaan menteri ini diperkuat keterangan pengacara mucikari Siska, Franky Desima Waruwu, yang membeberkan bahwa terdapat mini bus berplat merah bersama mobil jemputan untuk Vanessa Angel sebelum sang artis tiba di hotel.
Benarkan menteri yang ada didakwaan itu adalah seorang pejabat negara?
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Winarko yang membacakan surat dakwaan mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui siapa menteri yang dimaksud. Terdakwa, kata dia juga mengaku tak tahu menahu soal sosok menteri itu.
"Kalau kita tahu siapa namanya, sudah pasti akan kita sebutkan di dalam surat dakwaan itu," ujar Winarko saat ditemui di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (8/4/2019).
Winarko menambahkan bahwa pihaknya tidak berkuasa untuk melakukan penyidikan lebih lanjut. Pengungkapan sosok menteri itu, kata dia adalah wewenang penyidik Polda Jatim.
"Penyidik juga tidak mengungkap siapa menteri yang dimaksud. Terdakwa dan saksi-saksi juga mengaku tidak tahu," katanya.
Winarko mengatakan pihaknya juga tak berencana menghadirkan menteri itu dalam persidangan. Ia merasa saksi-saksi yang telah disiapkannya dalam surat dakwaan telah cukup.
"Kalau pidana korupsi kan biasanya begitu. Dalam persidangan tiba-tiba muncul nama lalu dipanggil. Kalau ini kan tindak pidana biasa jadi saya rasa tidak," ucapnya seperti dilansir dari Tribunnews.com.
Sosok menteri yang menjadi perbincangan itu akhirnya terjawab setelah mantan Kasubdit Siber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Harissandi membeberkannya ke media.
Harissandi yang saat itu memimpin operasi penangkapan dan penyidikan kasus prostitusi online yang melibatkan selebritis, menjelaskan, 'menteri' itu hanya istilah yang merujuk pada sosok berkantong tebal dan bukan sebenar-benarnya menteri.
"Bukan, itu istilah aja nyebutin menteri, kita sudah tahu. Bukan menteri, tapi karena banyak duitnya jadi diistilahkan sama seperti menteri," ujar Harrisandi, Senin, (8/4/2019).
Menteri tersebut, adalah istilah yang dibuat mucikari untuk menyebut seorang kaya yang hendak menyewa Vanessa, namun batal.
Ia menambahkan bahwa menteri tersebut juga bukanlah Rian Subroto yang selama ini disebut-sebut sebagai penyewa Vanessa. "Itu (booking) kan belum terjadi, itu orang tajir selain Rian," kata Harissandi.
Sebelumnya, dalam persidangan hari ini di PN Surabaya, pengacara mucikari Siska, Franky Desima Waruwu mengaku saat kronologi kedatangan Vanessa di Surabaya Town Square (Sutos) artis FTV ini dijemput oleh mobil toyota Innova warna hitam bersama minibus berplat merah.
“Vanessa Angel mengaku saat saya tanya kronologisnya. Saat datang di Surabaya dia berada di Surabaya Town Square (Sutos) selama 15 menit lalu dijemput dengan mobil Toyota Innova warna hitam. Kemudian, ada mini bus berplat merah di depan mobil penjemputan itu, dan pergi bersamaan dengan mobil jemputan Vanessa itu,” terangnya, Senin, (8/4/2019).
Oleh sebab itu, dalam fakta ini, Franky masih akan menyisir dan mencocokkan keterangan dari kliennya Siska. “Selain itu majelis hakim mewajibkan untuk menghadirkan Rian Subroto,” tambahnya.
Selain itu dalam sidang yang berlangsung dengan mendatangkan empat saksi dari kepolisian yang menangkap Vanessa Angel. Franky menilai dari keterangan pihak kepolisian ini tidak sesuai dengan BAP.
Selain itu, sebelum dibawa ke Polda Jatim, dalam fakta persidangan, Franky mengungkapkan para tersangka ini diajak berkeliling Kota Surabaya dan makan-makan.
“Kami protes juga itu para saksi, apalagi yang kami tanyakan. Mereka tidak tahu apa-apa hanya disuruh oleh atasan mereka, majelis juga demikian,” ujarnya.
Sebelumnya, sosok menteri itu muncul saat Winarko membacakan surat dakwaan untuk mucikari Nindy.
Dalam surat dakwaan tersebut menyatakan Nindy meneruskan permintaan seorang menteri untuk menyewa Vanessa Angel.
Namun permintaan ini ternyata ditolak, lantaran Vanessa lebih memilih langsung menemani booking out (BO) dari pada sekedar makan malam mimik-mimik cantik. (R01)
Listrik Indonesia

