Awalnya Dikira Cuma Batang Pohon, Nelayan Kaget Ternyata Bangkai Paus 7 Meter

Awalnya Dikira Cuma Batang Pohon, Nelayan Kaget Ternyata Bangkai Paus 7 Meter
Bangkai paus yang ditemukan mengapung di sekitar dermaga penginapan, di Pulau Derawan. (Berau Post/Jawa Pos Group)

RIAUSKY.COM - Warga Pulau Derawan, Kalimantan Timur, dibuat heboh dengan ditemukannya bangkai seekor paus berukuran panjang 7 meter mengapung di dekat penginapan, Rabu (17/4).

Bangkai paus tersebut pertama kali ditemukan Hasan, sekira pukul 16.00 Wita. Saat itu ia tengah berjalan di dekat Penginapan Tiga Putri dan melihat benda berukuran besar berwarna hitam mengapung. Saat ia mencoba mendekati, tercium aroma bangkai.

“Awalnya saya kira batang pohon,” ujar Hasan, dikutip dari Berau Post (Jawa Pos Group), Sabtu (20/4).

Mengetahui hal tersebut, warga lainnya pun datang untuk melihat secara langsung bangkai ikan tersebut. “Warga tidak terlalu berani mendekat. Jadi, bangkainya kami hanyutkan ke laut. Karena aroma baunya menggangu warga dan tamu,” kata Hasan.

Bangkai ikan berukuran besar itu, menurut warga merupakan Paus Sperma. Beratnya diperkirakan mencapai 1 ton.

Kepala Bidang (Kabid) Budidaya Perikanan, Dinas Perikanan Berau, Yunda Zuliarsih mengaku telah mendapatan laporan terkait temuan bangkai paus itu. “Kalau untuk jenis ikannya kami tidak dapat memastikan, karena kami tidak melihat langsung. Foto yang dikirim ke kami itu juga tidak terlalu jelas,” katanya.

Menurut Yunda, penyebab kematian paus tersebut bisa karena beberapa faktor. Seperti usianya yang sudah tua, kecelakaan, dibunuh maupun serangan predator lainnya.

“Karena sudah dihanyutkan, jadi kami tidak bisa mengecek penyebab kematiannya,” kata Yunda. (R04)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional