Sempat Pingsan, Nurlaili Kaget Setelah Dioperasi Ternyata Diberi Anak Perempuan Kembar Tiga

Kamis,25 April 2019 | 15:55:00 WIB
Sempat Pingsan, Nurlaili Kaget Setelah Dioperasi Ternyata Diberi Anak Perempuan Kembar Tiga
Ket Foto : Bayi kembar tiga yang lahir di Kepulauan Meranti.

SELATPANJANG (RIAUSKY.COM)- Nurlaili (30) dan suaminya, Muhammad Mahmud kaget sekaligus bahagia. Mereka dikaruniai tiga orang anak perempuan  kembar. 

Wanita asal Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kepulauan Meranti, Riau ini melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan, Senin (22/4/2019) pukul 08.00 WIB dan berlanjut dua bayi perempuan lainnya dengan jarak masing-masing 30 detik. Bersyukur selama proses persalinan berjalan lancar dengan operasi sesar.

Awalnya Nurlaili dan sang suami Muhamad Mahmud menduga bahwa bayi mereka hanya kembar dua. Namun mendekati hari kelahiran mereka akhirnya mengetahui bahwa terdapat tiga bayi di janin Nulaili.

"Perasaan saya antara bahagia, khawatir, campur aduk. Sampai saya harus bersitegang dengan dokter seakan tidak percaya. Karena untuk kembar tiga saya belum ada persiapan sebelumnya," ungkap Mahmud, Kamis (25/4/2019) siang.

Pasangan yang bertempat tinggal di Alah Air, Kecamatan Tebingtinggi ini sudah memiliki dua anak laki-laki berusia 3 dan 5 tahun. Bayi kembar tiga ini merupakan anak ketiga, keempat dan kelima.

"Memang dari keluarga besar saya punya riwayat memiliki anak kembar. Dimana bapak dan bibi saya juga kembar," ujarnya lagi.

Saat ini bayi masih berada di RSUD Kepulauan Meranti untuk menjalani perawatan. Ketiga bayi perempuan itu kini bersama ibunya di ruang Mawar lantai II RSUD Kepulauan Meranti.
Kondisi bayi juga diketahui dalam kondisi sehat, dimana masing - masing bayi memiliki berat yang berbeda.

Bayi pertama memiliki berat 1,6 Kg, bayi kedua seberat 1,4 Kg dan bayi ketiga memiliki berat 1,2 Kg.

Lebih lanjut diceritakan Mahmud, pada awalnya pasangan yang menikah sejak tahun 2013 ini pergi ke RSUD hanya untuk mengecek ulang kondisi kehamilan. Namun saat dilakukan pengecekan kondisi sang ibu mengalami step dan pingsan.

Untuk menyelamatkan nyawa sang ibu, dokter terpaksa mengambil tindakan operasi, saat itu usia kehamilan masih 7,5 bulan.

"Waktu itu saya dan istri hanya untuk mengecek ulang kondisi kehamilan di RSUD, namun ketika dilakukan pemeriksaan istri saya mengalami kejang- kejang dan pingsan. Melihat kondisi itu dokter langsung mengambil tindakan operasi untuk menyelamatkan nyawa istri saya, dan saat itu saya hanya bisa pasrah," tuturnya.

Saat ini, Mahmud yang berprofesi sebagai buruh dan Nurlaili yang berprofesi sebagai guru ini belum memikirkan nama untuk ketiga putrinya yang baru lahir.

Sementara itu, dokter anak yang turut menangani persalinan dr. Valentina Anita Andriani SpOG mengatakan kondisi ibu sudah sehat.

Selain itu dr. Silvia Sudarmaji, M.Biomed, Sp.A yang menangani anaknya mengatakan kondisi ketiga bayi sehat, meskipun bayi tersebut harus mendapatkan perawatan khusus di ruang Neonatal Insentive Care Unit (NICU). (R03)


 


FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com



 
Cetak Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
Loading...
Tulis Komentar Index »
Loading...
IKLAN BARIS