Ada Seruan Referendum, Ferdinand Minta Jokowi Bertemu Muzakir Manaf. 'Aceh Itu Tak Main-main, Dia Serius'

Ada Seruan Referendum, Ferdinand Minta Jokowi Bertemu Muzakir Manaf. 'Aceh Itu Tak Main-main, Dia Serius'
Muzakir Manaf

RIAUSKY.COM - Eks Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Manaf sempat menyerukan referendum kepada masyarakat Aceh untuk tetap menjadi bagian dari Indonesia atau memisahkan diri. 

Karena itu, Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahaen mengusulkan agar Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk lekas bertemu dengan Muzakir.

Usulan Ferdinand tersebut bukanlah tanpa alasan. Ferdinand menilai kalau seruan dari Muzakir tersebut harus segera mendapatkan solusi.

"Jokowi harus segera bertemu dengan Muzakir Manaf agar segera solusi tercapai," kata Ferdinand melalui akun Twitternya @Ferdinand_Haean2 pada Kamis (31/5/2019) lalu.

Di mata Ferdinand, yang diserukan Muzakir tersebut bukanlah sebuah lelucon. Kekecewaan dari masyarakat Aceh dinilainya harus didengarkan dan ditangani secara serius.

"Aceh itu tak main-main dia serius, maka harus ditangani serius. Sembuhkan luka mereka, bukan dikorek atau dilukai lagi," tandasnya seperti dilansir dari Suara.com.

Untuk diketahui, Muzakir Manaf alias Mualem menyerukan masyarakat Aceh melakukan referendum atau jajak pendapat. Pilihannya, mau tetap di Indonesia atau lepas dan jadi negara baru.

Muzakir Manaf merupakan mantan panglima Gerakan Aceh Merdeka atau GAM yang saat ini menjadi Ketua Umum Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh (PA). Muzakir Manaf juga pernah menjadi Wakil Gubernur Aceh.

Seruan referendum itu dikatakan Muzakir Manaf alias Mualem dalam sambutannya pada peringatan ke-9 (3 Juni 2010-3 Juni 2019), wafatnya Wali Negara Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Muhammad Hasan Ditiro dan buka bersama di salah satu Gedung Amel Banda Aceh, Senin (27/5/2019) malam.

“Alhamudlillah, kita melihat saat ini, negara kita di Indonesia tak jelas soal keadilan dan demokrasi. Indonesia diambang kehancuran dari sisi apa saja. Itu sebabnya, maaf Pak Pangdam, ke depan Aceh kita minta referendum saja," ujar Mualem yang disambut tepuk tangan dan yel yel "hidup Mualem". (R04)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index