Polisi Terus Buru Pelaku Pencurian Kipas Angin Milik SDN 001 Rantau Kopar

Polisi Terus Buru Pelaku Pencurian Kipas Angin Milik SDN 001 Rantau Kopar
Kapolsek Rantau Kopar, Iptu Tri Adiyatmika

BAGANSIAPIAPI (RIAUSKY.COM) - Sampai saat ini, jajaran Polsek Rantau Kopar, Kabupaten Rohil, masih terus mencari keterangan dan mengumpulkan bukti-bukti, untuk menangkap pelaku dugaan pencurian satu unit kipas angin milik SDN 001 Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rohil.

"Siapa pelakunya belum bisa kita ungkap, karena masih dalam mencari keterangan dari berbagai pihak," kata Kapolsek Rantau Kopar, Iptu Tri Adiyatmika, pada Selasa (9/7/2019) melalui telpon genggamnya.

Informasi dirangkum, dugaan tindak pidana pencurian satu unit kipas angin itu baru diketahui pada Jumat (5/7/2019) sekira pukul 08.00 Wib. 

Dimana saat itu, Kepala SDN 001, Nila Efrida SPd hendak menghidupkan kipas angin, namun kipas angin yang ditarok di plafon atap SDN 001 itu tidak adalagi.

Selanjutnya, pada Sabtu (6/7/2019), Nila Efrida membuat laporan resmi ke Polsek Rantau Kopar. Dengan tujuan, agar bisa mengungkap dan menangkap siapa pelaku kejahatan tersebut.

Pada berita sebelumnya, kejahatan pencurian di wilayah Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rohil, saat ini sudah sangat merajalela. Buktinya, tidak hanya rumah warga yang dibuka oleh pencuri, satu unit kipas angin milik SDN 01 pun diembat oleh maling itu.

Tidak terima dengan kejadian itu, dan agar pelau bisa terungkap dan tertangkap, Kepala SDN 01 Rantau Kopar, Nila Efrida SPd, pada Sabtu (6/7/2019) kemarin, secara resmi melaporkan kejadian itu ke Polsek Rantau Kopar.

Nila Efrida mengatakan, kendati yang hilang itu cuma Kipas Angin berada di ruangan guru. "Cuma saya kesal kenapa teganya mencuri aset sekolah," kata Nila Efrida. 

Ditambahkannya, bahwa saat ia baru menjabat menjadi Kasek SDN 01 hilang juga Speaker, Kipas Angin, Sound System.

Ditambahkannya, saat ia menjabat sebagai Kasek SDN 05 Kecamatan Rantau Kopar beberap tahun lalu, juga pernah kehilangan Speker, In Focus, dan Kipas Angin. 

"Kami juga lapor ke Polisi saat itu, tapi tidak ada tindak lanjut, ya persoalan hilang begitu saja," beber Nila Efrida.

Nila Efrida berharap, pelaku pencurian aset milik sekolah itu bisa terungkap dan tertangkap. "Iya, supaya ada efek jera dan yang lain bisa juga lebih hati-hati," tutup Nila Efrida. (R15)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional