DPRD Pelalawan Segara Panggil Pimpinan Politeknik Padang dan AKNP

DPRD Pelalawan Segara Panggil Pimpinan Politeknik Padang dan AKNP
Kampus AKNP

PANGKALAN KERINCI (RIAUSKY.COM) - Gagalnya Akademi Komunitas Negeri Pelalawan (AKNP) untuk Mandiri dengan program studi Diploma dua(D2) dibawah naungan Politeknik Padang terus menglinding macam bola salju. 

Setelah menjadi perbincangan luas masyarakat Kabupaten  Pelalawan. Kini pihak DPRD Pelalawan yang manerak persoalan tersebut kelembaga dewan.  Bahkan info yang beredar dikalangan dewan bahwa Senin (15 Juli 2019), Komisi 1 DPRD Pelalawan yang membidangi Pendidikan akan hearing lembaga pendidikan tinggi tersebut.

Adalah Badaruddin Ketua Praksi Golkar mengatakan bahwa fraksi Golkar  akan siap mengkritisi pihak AKNP dan Politeknik Padang terkait gagalnya  kampus tersebut untuk mandiri.

"Yang kita panggil mereka. Kita mau tahu apa yang sedang terjadi pada kampus kembanggaan masyarakat Kabupaten Pelalawan," ucap Baharuddin.

Tak sampai disitu laniut Baharuddin Fraksi Golkar juga akan menyoal terkait aset Pemdakab Pelalawan terkait ada yang di AKNP.

"Pihak Pemdakab juga akan kita panggil. Kita ingin klarifikasi terkait aset. Sebab informasi aset Pemda akan diserahkan ke Politeknik Padang. Kita akan kaji lebih dalam terkait ini," jelasnya seraya menambahkan bahwa persoalan ini tentu  sangat serius.

Sebelumnya tokoh pendidikan pelalawan angkat bicara tekait nasib buruk yang dialami AKNP. Azwar Rachman yang merupakan pensiunan pegawai salah satu Universitas di Riau mengungkapkan bahwa duhulu kan Akademi komunitas ini juga namanya Program Studi Diluar Domisili Politeknik Padang yang juga Padang berjanji untuk memandirikannya, tetapi Politeknik Padang selaku pembina AKNP telah bertahun-tahun dan dinilai tidak berhasil memandirikan AKNP.

"Lucu saja. jelas Politeknik gagal kok masih ngotot mau bangun kampus pula di Pelalawan. Bagaimana mau Bangun program D3, sedangkan D2 saja Gagal," ungkap pria yang akrab disebut bang Jua ini seraya menambahkan bahwa kita juga harus lihat track record atau rekam jejak Politeknik Padang selama ini.Jumat 12 Juli 2019.

Dimana Ada 4 kabupaten yang dibina Akademi komunitas oleh Politeknik Padang yakni AKPN Tanah Datar, Kampus Solok Selatan dan Kampus Painan. "Tidak satupun dari kampus tersebut yang sukses mandiri," ujarnya. 

Dan bisa dikatakan Politeknik Padang alias gagal menjadi pembina selama bertahun tahun bahkan disenyalir pemerintah mengeluarkan kebijakan menutup AKNP ini.

Padahal sambungnya, masih banyak Akademi komunitas di indonesia ini yang berhasil mandiri dan dibina dengan baik oleh perguruan tinggi pembinanya.

"Ini merupakan catatan buruk bagi kampus tersebut. Kalau mau bangun politeknik di Pelalawan berarti itukan program baru lagi. Walaupun dengan buat proposal politeknik baru ke pemerintah pusat, Program yang lama akademi komunitas seharusnya di minta pertanggung jawabannya dulu oleh DPRD kita," imbuhnya, Masak instansi yang sudah dibiayai oleh APBN  maupun APBD Pelalawan gagal dan anehnya dikalangan dewan tidak terdengar bersuara. (R09)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional