BAGANSIAPIAPI (RIAUSKY.COM)- Kapolres Rohil AKBP Muhammad Mustofa SIk mengatakan hasil visum tim Foresik Polda Riau menerangkan bahwa korban kebakaran di Jalan Sumatera Bagansiapiapi, Rohil murni disebabkan kehabisan oksigen.
Polisi tidak menemukan tanda-tanda bekas tindak kekerasan atau penganiayaan terhadap para korban.
“Ya, hasil pemeriksaan visum tim Foresik Polda Riau,kedua korban meninggal di sebabkan kehabisan oksigen dan tidak ada tanda-tanda kekerasan.” Kata Kapolres Rohil AKBP Muhammad Mustofa SIk dilansir dari Dumai Pos,Kamis (10/10/2019).
Sementara sambungnya lagi,untuk penyebab kebakaran pihak sudah melakukan koordinasi dengan tim Foresik Polda Riau dan masih menunggu kedatangan tim Foresik Polda Riau untuk turun ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam waktu dekat ini
“Mungkin besok atau lusa,ya kita harapkan secepatnya, tim Foresik Polda Riau akan segera datang ke lokasi kebakaran untuk menyelidiki dan memastikan penyebab kebakaran ini, kita tunggu aja.” Pungkasnya.
Dalam kebakaran itu, dua orang meninggal dunia. Korban Helena (47) dan anak lelakinya Wiliam wijaya (14) yang tak bisa menyelamatkan diri dan tewas di tempat setelah rumah mereka di lalap api.
Korban dilaporkan terkurung di dalam rumah saat musibah mengenaskan yang menghanguskan 13 petak bangunan rumah semi permanen itu dibakar api.
Warga mencoba memadamkan api dan dalam waktu 2 jam sebanyak 13 rumah hangus terbakar, api berhasil dipadamkan setelah tim Damkar Pengkab Rohil datang dan dibantu masyarakat.
Setelah api padam di lakukan penyisiran oleh aparat kepolisian dan menemukan dua sosok mayat yang tubuhnya telah hangus terpanggang, warga terkejut melihat kondisi tubuh si ibu hanya tinggal badan, kedua kaki dan tangan, namun tanpa kepala. Sementara jasad sang anak ditemukan dalam keadaan utuh.
Kemudian ke dua mayat ini dibawa ke RSUD Pratomo untuk di lakukan visum dan langsung di bawa ke Poda Riau untuk di lakukan otopsi terhadap jasad kedua korban.(R05)
Listrik Indonesia

