Jusuf Kalla Sebut Pendemi Corona Belum akan Berakhir, 'Perjalanan Masih Jauh, Belum Ada Obat dan Vaksin'

Jusuf Kalla Sebut Pendemi Corona Belum akan Berakhir, 'Perjalanan Masih Jauh, Belum Ada Obat dan Vaksin'
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla 

RIAUSKY.COM - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengatakan, pandemi Covid-19 masih akan terus berlangsung. 

Perjalanannya pun masih jauh, karena obat dan vaksinnya belum ditemukan. "Perjalanan masih jauh."

"Covid-19 ini masih mempunyai proses yang panjang sampai ditemukannya obat dan vaksin," ujar JK, dalam acara Hari Palang Merah Sedunia bertema 'Kita Hadapi Bersama' yang disiarkan secara daring, Jumat (8/5/2020) lalu.

JK mengajak agar seluruh pengurus dan anggota PMI terjun menyelesaikan masalah Covid-19 dan masalah turunan lainnya yang timbul.

Menurutnya, masalah turunan tersebut adalah masalah ekonomi hingga masalah sosial yang saat ini tengah dirasakan masyarakat.

"Besarnya bencana ini membuat ekonomi kita juga terdampak."

"Masalah ekonomi kemudian menimbulkan masalah sosial."

"PMI yang bergerak di bidang ini tentu mempersiapkan langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah ini," tuturnya seperti dikutip dari tribunnews.com.

Suami Mufidah Kalla tersebut meminta semua pihak, terutama masyarakat, membantu menyelesaikan masalah ini bersama-sama.

"Saya katakan ada tiga untuk menyelesaikan masalah ini, yaitu menghindar, bertahan, dan mengikuti aturan pemerintah tinggal di rumah atau bekerja dari rumah," paparnya.

Tinggal di rumah dan tidak bekerja, lanjut JK, memang mengakibatkan sebagian orang mengalami masalah ekonomi.

Namun, JK meminta tiga anjuran tersebut terus dilakukan demi mengurangi korban jiwa akibat Covid-19.

"Sekali lagi terima kasih dan teruskan langkah-langkah ini."

"Karena hanya dengan langkah ini dapat mengurangi korban dari Covid-19."

"Marilah kita juga bersatu dengan seluruh komponen bangsa, dan hanya dengan persatuan dapat mewujudkan itu."

"Palang Merah Indonesia harus berada di depan, itulah harapan saya," bebernya. (R04)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional