RIAUSKY.COM - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menilai kebijakan pemerintah yang enggan menerapkan Lockdown membuktikan bahwa Indonesia Negara Miskin.
Dalam cuitan melalui akun Twitter @NataliusPigai2 pada Minggu malam (10/5/2020), ia mengkritisi bahwa PSBB yang diterapkan pemerintah hanya setengah hati, apalagi kini pemerintah sudah mulai melonggarkan kebijakan tersebut.
"Corona Virus membuka mata Dunia bhw Indonesia Negara Miskin & tidak punya apa apa. Itu sebabnya takut Lockdown, PSBB setengah hati, sekarang mau relaksasi," ucap Natalius dalam cuitannya sebagaimana dikutip dari Akurat.co, Jakarta, Senin (11/5/2020).
Ia menambahkan, pemerintah juga terlihat enggan menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah anjloknya harga minyak dunia.
Belum lagi, kata Natalius, beberapa waktu lalu banyak masyarakat yang mengeluhkan kenaikan tarif listrik selama PSBB.
"Tdk mau turunkan harga minyak, diam2 listrik naik. Munkinkah krn Virus “Nguntal & Momilmo”?" tambah Natalius.
Seperti diketahui sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengatakan alasan pemerintah memilih kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB, bukan karantina wilayah atau Lockdown.
Dengan aturan tersebut, ia mengayaman masyarakat tetap bisa beraktifitas seperti biasa.
"Artinya, dengan PSBB masyarakat masih bisa beraktivitas tapi memang dibatasi. Masyarakat juga harus membatasi diri, tidak boleh berkumpul dalam skala besar," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, dalam video yang diunggah Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Kamis (7/5/2020). (R02)
Sumber: Akurat.co
Listrik Indonesia

