Kisah Pilu Lima Bocah Bersaudara, Jadi Yatim Piatu  Ditinggal Pergi Ayah dan Ibu Hanya Selang Sehari

Jumat, 26 Juni 2020 | 01:22:41 WIB
Kisah Pilu Lima Bocah Bersaudara, Jadi Yatim Piatu  Ditinggal Pergi Ayah dan Ibu Hanya Selang Sehari
Ket Foto : Ketua PWI Kota Dumai, Kambali saat menyerahkan bantuan kepada keluarga dari lima bocah malang di Kelurahan Bagan Keladi Kecamatan Dumai Barat.Foto: dumaiposnews

DUMAI (RIAUSKY.COM)- Hidup dan mati adalah rahasia Allah,  sebagai manusia tidak pernah tahu kapan saatnya kita akan menghadap kematian, namun semua manusia yang hidup pasti akan mati.

Kematian adalah kesedihan bagi yang ditinggalkan, namun bagi keluarga ini berbeda lantaran secara bersamaan bocah-bocah ini harus kehilangan kedua orang tua mereka yang pergi untuk selamanya mengahadap sang pencipta.

Pada Selasa (23/06/2020) PWI Kota Dumai mendengar kabar duka sekaligus menyedihkan dan turut prihatin  dari lima bocah di Gang Rambutan Kelurahan Bagan Keladi Kecamatan Dumai Barat.

Sabtu (20/06/2020) malam sang Ayah menghadap sang Khaliq. Buruh pengarit rumput itu menghembuskan nafas terakhir di RSUD Dumai akibat asam lambung yang sudah lama ia derita.

Kurang dari 24 jam, keesokan harinya sang istri menyusul. Kesedihan mendalam dan tekanan darah tinggi meninggalkan pesan seolah mereka ingin sehidup semati.

Tak bisa dipungkiri, kesedihan mendalam dirasakan 5 orang anak yang masih bocah, ketika kedua orang tua mereka meninggal dunia di waktu yang hampir bersamaan.

Tak cukup hanya kehilangan sang ayah, kelima anak itu juga ditinggal pergi untuk selama-lamanya oleh sang ibu pada keesokan harinya. Tiga perempuan dan dua laki-laki. Mereka kini berstatus yatim piatu.

Untuk saat ini, tiga anak perempuan itu ikut abang ayahnya yang kondisi ekonominya lebih kurang sama dengan ayahnya. Sementara dua anak laki-laki ikut nenek yang tidak memiliki pekerjaan.

Mereka butuh uluran tangan. Untuk hidup maupun merajut masa depan. Anak tertua usia sekitar 14 tahun. Belum sempat menamatkan SMP sudah putus sekolah karena kondisi ekonomi orang tua. Paling bungsu masih berusia 6 bulan. Sedang comel-comelnya.

PWI Kota Dumai, melalui “PWI Kota Dumai Peduli” menyambangi rumah duka di Gang Rambutan Bagan Keladi, Rabu (24/06/2020) sore. Melihat lebih dekat dan menyerahkan sebagian rezeki anggota PWI Kota Dumai dan dari mitra yang peduli.

“Alhamdulillah ada bantuan dari anggota PWI Dumai yang kita salurkan untuk membantu meringkan beban yang dialami keluarga ini,” kata Ketua PWI Dumai, Kambali. Bukan hanya anggota PWI Dumai saja, akan tetapi ada juga beberapa mitra PWI yang menitipkan sumbangan melalui PWI untuk disalurkan ke mereka yang sangat membutuhkan.

Kalau bukan kita siapa lagi yang peduli, ayo uluran tangan anda sangat membantu mereka.(R04)

 

Sumber Berita: dumaiposnews.com


FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com



 
Cetak Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
loading...
Tulis Komentar Index »
IKLAN BARIS