LPS Sebut Ada 103 Bank Perkreditan Rakyat Sudah Bangkrut, Paling Banyak di Jabar dan Sumbar

Rabu, 05 Agustus 2020 | 06:13:23 WIB
LPS Sebut Ada 103 Bank Perkreditan Rakyat Sudah Bangkrut, Paling Banyak di Jabar dan Sumbar
Ket Foto :

RIAUSKY.COM - Serangan wabah virus covid-19 memang merontokkan sektor ekonomi, hampir semua negara terkena imbasnya.

Selain itu, perkembangan bisnis perbankan tahun ini akan cukup menantang di tengah Pandemi Covid-19. Utamanya bagi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang tersebar di wilayah Indonesia.

Terkait hal itu, Direktur Eksekutif Klaim dan Resolusi Bank Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Suwandi mengatakan, ada sebanyak 103 BPR yang sudah bangkrut atau likuidasi yang mana kinerja keuanganya sangat sulit. Hal itu terjadi sepanjang 2006 hingga pada Juni 2020.

"Dari total yang dilikuidasi itu ada sebanyak 103 BPR, satu adalah Bank Century," kata Suwandi dalam acara Webinar, Jakarta, Selasa (4/8/2020).

Dia melanjutkan, BPR yang bangkrut banyak terjadi pada Jawa Barat dan Sumatera Barat. Rinciannya BPR di Jawa Barat yang sudah bangkrut mencapai 36 sedangkan di Sumatera Barat itu 15. Hal ini tentunya menjadi perhatian khusus bagi pemerintah serta lembaga penjamin simpanan.

"BPR yang banyak ditutup itu Jawa Barat dan Sumatera Barat. Ini menjadi kajian wilayah dengan jumlah BPR yang bangkrut lebih besar, apakah ini ada kaitanya dari masyarakat," jelasnya.

Sambung Suwandi menambahkan, banyaknya BPR yang ditutup akibat dari persaiangan yang ketat dengan Bank Umum. Adapun, Bank Umum lebih dipercayai oleh nasabah dengan pelayanan dan teknologi yang dimiliki.

"BPR ini yang likuidasi bangkrut karena masih kalah saing dengan Bank Umum," ungkapnya. (R02)

Sumber: iNews.id


FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com



 
Cetak Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
loading...
Tulis Komentar Index »
IKLAN BARIS