PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Riau terus menunjukkan gejala yang makin menggelisahkan.
Sepanjang hari ini, Kamis (27/8/2020) setidaknya terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 hingga mendekati 100 kasus. Tercatat ada 99 kasus di Riau hari ini atau naik lebih dari 2 kali lipat dari sehari sebelumnya yang hanya 42 kasus.
Sementara itu, 3 orang diantara pasien Covid-19 di Riau dilaporkan meninggal dunia.
Angka ini juga menjadi rekor tertinggi untuk laporan data kasus Covid-19 di Provinsi Riau terhitung medio Maret 2020 lalu.
Dengan jumlah 99 kasus ini, Riau menempati posisi ke- 8 daerah penyumbang terbanyak kasus positif Covid-19 di Indonesia hari ini. Bahkan, angka ini menyebabkan Riau mengalahkan Sumatera Barat dalam jumlah kasus positif covid-19 hari ini.
Sehari sebelumnya, tepatnya Rabu (26/8/2020), Riau mencatat jumlah kasus positif sebanyak 42 kasus.
Sumatera Barat hari ini berhasil menekan angka kasus positif menjadi hanya 41 kasus.
Masih pada hari yang sama, terkait kasus Covid-19 ini, tiga orang pasien dilaporkan meninggal dunia karena, sehingga per hari ini, jumlah korban meninggal akibat virus mematikan yang belum ditemukan obatnya itu sudah berjumlah 25 orang di Riau.
Sementara itu, berdasarkan data yang dibagikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 itu, tercatat ada 2.719 kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia hari ini.
Data tersebut terhitung sejak pukul 12.00 WIB Rabu (26/8/2020) hingga pukul 12.00 WIB pada Kamis.
Secara akumulatif ada 162.884 kasus positif Covid-19 di Indonesia hingga saat ini.
Adapun jumlah penambahan ini didapatkan dari hasil pemeriksaan terhadap 29.663 spesimen dalam 24 jam terakhir.
Berdasarkan data tersebut, kasus baru pasien konfirmasi positif Covid-19 tersebar di 31 provinsi.
Dari data tersebut, tercatat lima provinsi dengan penambahan kasus baru tertinggi, kelimanya yakni ( DKI Jakarta 760) kasus baru, Jawa Timur (367 kasus baru), Jawa Tengah (252 kasus baru), Kalimantan Timur (206 kasus baru) dan (Jawa Barat 154 kasus baru).(R04)
Listrik Indonesia

